Ahok: Tak Ada Istilah TKD untuk DPRD

LB Ciputri Hutabarat    •    Jumat, 18 Dec 2015 20:10 WIB
ahokdprd dki jakarta
Ahok: Tak Ada Istilah TKD untuk DPRD
Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama. (Antara/Fanny Octavianus)

Metrotvnews.com, Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama langsung menolak usulan DPRD DKI fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) soal Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) bagi legilatif. Dia bilang TKD sudah termasuk ke dalam dana reses.

"Enggak ada istilah TKD untuk DPRD. Yang ada yang dilakukan tahun ini dan tahun depan adalah kenaikan jumlah nilai untuk reses," kata pria yang akrab disapa Ahok di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (18/12/2015).

Sebenarnya, Ahok mengaku sepakat jika dana reses naik. Asalkan, kata Ahok, reses memang berdampak dan bermanfaat besar bagi masyarakat. Jika hal itu dilaksanakan, Ahok bersedia menambah jumlah besaran reses.

"Jadi TKD-nya DPRD itu sebanyak mungkin di reses sebenarnya. Ini musti kami fasilitasi, frekuensinya kita tambah dan nilainya kita tambah," ungkap Ahok.

Sebelumnya, fraksi PKB mengusulkan dana TKD bagi anggota dewan di pemaparan pandangan fraksi pada rapat paripurna. PKB meminta adanya azas keadilan antara legislatif dan eksekutif yang juga menerima TKD.

Padahal, dewan juga mengusulkan dana reses naik sebesar Rp107 juta. Jumlah ini naik dua kali lipat dari dana reses sebelumnya yang berjumlah Rp60 juta. Jika reses tiga kali diadakan dalam setahun, maka setiap anggota dewan menerima dana reses sebesar Rp321 juta.


(MEL)