Komisioner Tak Lengkap Ganggu Kinerja KY

Desi Angriani    •    Jumat, 18 Dec 2015 21:36 WIB
komisi yudisial
Komisioner Tak Lengkap Ganggu Kinerja KY

Metrotvnews.com, Jakarta: Kinerja Komisi Yudisial (KY) dinilai akan terganggu lantaran Presiden Joko Widodo hanya melantik lima komisioner. Dua anggota lainnya tidak mendapat persetujuan dari DPR.

"Itu tentu mengganggu, tak sepatutnya anggota KY tak lengkap karena ini lembaga negara ada dalam Undang-undang Dasar. Harusnya tujuh orang," ujar anggota KY Maradaman Harahap di Istana Negara, Jalan Veteran, Jakarta, Jumat (18/12/2015).

Maradam menjelaskan, dengan kekosongan itu pihaknya tidak dapat mengambil keputusan strategis atau membuat kebijakan. Dia bersama empat rekan lainnya, hanya dapat melanjutkan pekerjaan reguler dari komisioner terdahulu.

Dia berharap DPR segera menyetujui dua nama baru yang diajukan pansel KY sehingga keanggotaanya menjadi lengkap.

"Tentu mereka tak bisa langsung memilih ketua dan wakil ketua definitif karena syarat undang-undang itu harus 7, rawan masalah tapi mudah-mudahan tak terlalu lama sehingga ketua definitif segera ditentukan," beber dia.

Namun demikian, Maradam yakin dia bersama rekannya dapat meningkatkan kapabilitas lembaga yudisial di mata masyarakat.

"Saya yakin mereka mampu menjadikan KY lebih baik," pungkas dia.

Adapun lima Komisioner Komisi Yudisial (KY) yang dilantik adalah Joko Saswito, Maradaman Harahap, Farid Wajdi, Sukma Violleta, dan Sumartoyo.

Upacara pelantikan digelar di Istana Negara, Jalan Veteran, Jakarta, Jumat 18 Desember. Pengangkatan mereka sebagai Komisioner KY periode 2015-2020 berdasarkan Keppres No.120/W/2015.


(MEL)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

4 days Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA