Ekonomi Melambat, Industri Mamin Diperkirakan Tetap Tumbuh di 2016

Gervin Nathaniel Purba    •    Sabtu, 19 Dec 2015 09:34 WIB
industri makanan
Ekonomi Melambat, Industri Mamin Diperkirakan Tetap Tumbuh di 2016
Menteri Perindustrian Saleh Husin (Antara/Andika Wahyu)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memperkirakan pertumbuhan industri makanan dan minuman (mamin) akan tetap positif di 2016. Industri ini mampu tetap tumbuh walau perekonomian Indonesia tengah mengalami perlambatan.

Menurut Menteri Perindustrian (Menperin) Saleh Husin, hal ini disebabkan adanya permintaan yang positif terhadap industri mamin. Hal itu yang membuat tren pertumbuhan industri mamin positif hingga sekarang ini meski kondisi perekonomian sedang melambat.

Pada titik ini, Menperin Saleh yakin industri mamin akan tetap mengalami pertumbuhan di tahun depan. "Industri makanan minuman walau di perlambatan ekonomi tapi tumbuhnya selalu positif," ujarnya, di Kantor Kemenperin, Jakarta, Jumat 18 Desember.

Dengan dasar itu, Saleh mengaku akan menempatkan fokus pada industri mamin dan berupaya untuk terus menerus menggenjot pertumbuhan industri tersebut. "Jadi itu yang kita prioritaskan," tuturnya.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Dirjen Industri Agro Kemenperin Panggah Susanto mengatakan, kontribusi industri mamin terhadap PDB tercatat sebesar 5,58 persen, meningkat dari periode yang sama di 2014 sebesar 4,84 persen. Sedangkan untuk nilai ekspornya, industri ini juga mengalami peningkatan sebesar 1,68 persen.

Dengan tren positif ini, ia melihat, industri mamin mempunyai potensi untuk ekspor. "Saya kira semua bisa orientasi ekspor ya dan jelas sawit dan kakao kan. Mulai kakao sampai cokelat, step by step kelolanya banyak dan besar kapasitasnya," pungkasnya.


(ABD)