KPU Solo Datangi Pasangan Calon Usai Rekapitulasi Suara

Pythag Kurniati    •    Sabtu, 19 Dec 2015 10:45 WIB
pilkada serentak
KPU Solo Datangi Pasangan Calon Usai Rekapitulasi Suara
Kunjungan komisioner KPU Kota Solo ke rumah Anung Indro Susanto. Foto: Metrotvnews.com/Pythag

Metrotvnews.com, Solo: Setelah menggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi suara hasil pemilihan kepala daerah, komisioner Komisi Pemilihan Umum Kota Solo mengunjungi kediaman dua peserta pilkada 2015. Kunjungan dilakukan pada, Jumat, 18 Desember.

Komisioner KPU terlebih dulu bersilaturahim ke rumah calon wali kota nomor urut satu, Anung Indro Susanto, yang meraih 39,61 persen suara. Kedatangan komisioner ke rumahnya di Jalan Markisa II Karangasem, Solo, diterima baik oleh Anung.

Dalam kunjungan itu, Ketua KPU Kota Solo, Agus Sulistyo menyampaikan pentingnya silaturahim demi menjaga kerukunan usai pilkada. “Kita menguri-uri  (melestarikan) budaya Jawa, budaya orang Solo yakni bersilaturahim. Ini sesuatu yang bagus diawali dari Kota Solo untuk menghidupkan kembali budaya menjaga kerukunan,” kata Agus.

Peserta Pilkada nomor urut satu, Anung Indro Susanto pun mengapresiasi langkah KPU. "Walaupun gelaran pilkada telah selesai, tapi KPU masih mau bersilaturahim. Ini budaya yang bagus dan layak dicontoh untuk penyelenggara pemilu di seluruh Indonesia," kata dia.

Selanjutnya komisioner KPU Solo mengunjungi calon bupati nomor urut dua yang juga petahana, F.X. Hadi Rudyatmo di Pucangsawit. Rudy mengaku sudah berniat melakukan silaturahim ke komisioner KPU, namun justru KPU yang mengawalinya.

Selain mengapresiasi, Rudy juga memberikan komentar mengenai penyelenggaraan pilkada Kota Solo. “Penyelenggaraan pilkada selama ini sudah bagus. Terima kasih juga kepada KPU karena usulan tidak diadakannya kampanye bersama diterima. KPU menggantinya dengan acara doa bersama sehingga keamanan Kota Solo terjaga,” kata Rudy. Pasangan Rudy dan Achmad Purnomo meraih 60,39 persen suara.

Pilkada Kota Solo diikuti dua peserta, yakni pasangan Anung Indro Susanto dan Muhammad Fajri yang diusung enam partai, yakni Partai Demokrat, Partai Gerindra, Partai Golkar, PPP, PAN dan PKS. Sedangkan lawannya, F.X. Hadi Rudyatmo dan Achmad Purnomo diusung PDIP.


(UWA)

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

6 hours Ago

Pengacara terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto, Maqdir Ismail menuding dakwaan milik KPK…

BERITA LAINNYA