Skandal Video Seks, Deschamps Sebut Benzema Lakukan Kesalahan

Krisna Octavianus    •    Sabtu, 19 Dec 2015 11:04 WIB
timnas prancispiala eropa 2016
Skandal Video Seks, Deschamps Sebut Benzema Lakukan Kesalahan
Didier Deschamps (Foto: AFP/FRANCOIS GUILLOT)

Metrotvnews.com, Paris: Pelatih tim nasional Prancis Didier Deschamps mengatakan bahwa Karim Benzema membuat kesalahan terkait skandal video seks yang berujung pada pemerasan. Kasus ini bisa membuatnya kehilangan tempat di skuat Les Blues untuk Piala Eropa 2016.

Benzema dituduh terlibat dalam upaya untuk memeras dan berpartisipasi dalam konspirasi kriminal terhadap rekan sesama di timnas Prancis, Mathieu Valbuena. Kejadian ini sempat memaksanya absen dalam beberapa pertandingan bersama Real Madrid.

Benzema kini mendapat hukuman larangan berlaga bersama timnas Prancis tanpa batas waktu yang ditentukan oleh Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) pada Kamis 17 Desember. Ia juga sedang menunggu hasil investigasi. Jika dinayatakan bersalah, maka ia dipastikan tak bisa tampil di Piala Eropa 2016 yang diselenggarakan di negaranya sendiri.

Deschamps mengakui skandal itu telah menempatkan dirinya dalam posisi yang sulit, tetapi ia menaati keputusan FFF itu. "Karim Benzema membuat kesalahan, itu jelas," ujar Deschamps harian Perancis Le Parisien.

"Ia tidak menyadari apa yang ia lakukan. [Keputusan presiden FFF Noel Le Graet ini] konsisten, dari sudut pandang etika dan moral," lanjutnya.

"Ini kasus yang mengganggu dan mengecewakan saya, saya bisa melakukannya tanpa Benzema, terutama enam bulan sebelum Piala Eropa 2016 digelar. Saya tidak melihatnya bisa bergabung," pungkasnya.

Di Piala Eropa 2016, Prancis tergabung bersama Swiss, Albania, dan Rumania di Grup A. Kompetisi terakbar untuk negara-negara Eropa itu akan digelar pada 10 Juni-10 Juli 2016. (soccerway)



(KRS)

ICW: Nama Hilang di Dakwaan Setnov Karena KPK Hati-hati

ICW: Nama Hilang di Dakwaan Setnov Karena KPK Hati-hati

4 hours Ago

Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) berpendapat hilangnya sejumlah nama politisi yang seb…

BERITA LAINNYA