Tanggapan Imam Nahrawi Terkait Meninggalnya Suporter Arema

Krisna Octavianus    •    Sabtu, 19 Dec 2015 13:14 WIB
arema malangpiala jenderal sudirman
Tanggapan Imam Nahrawi Terkait Meninggalnya Suporter Arema
Imam Nahrawi (foto: ANGGA YUNIAR)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kabar meninggalnya suporter Arema Cronus ternyata sampai juga ke telinga Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi. Ia mengucapkan bela sungkawa atas kejadian ini.

Pada hari ini ramai diberitakan ada satu suporter Arema yang tewas setelah diserang kelompok suporter lain di Sragen, Jawa Tengah atas nama Eko Prasetiyo. Akan tetapi, kabar terbaru menyebutkan bahwa korban meninggal bertambah menjadi dua orang, yakni atas nama Slamet.

Suporter ini meninggal setelah kendaraan yang mereka tumpangi diserang oleh sekelompok orang di salah satu SPBU. Rombongan Aremania yang diserang sedang melakukan perjalanan menuju Sleman, Yogyakarta untuk menyaksikan pertandingan delapan besar antara Arema Cronus vs Surabaya United.

Kabar meninggalnya suporter Arema langsung ditanggapi Imam Nahrawi. Pria mantan politisi PKB itu mengucapkan turut berduka cita lewat akun twitter miliknya.

"Keluarga besar KEMENPORA RI mengucapkan duka yang dalam atas meninggalnya Eko Prasetyo (28th) semoga khusnul khotimah #aremaberduka," tulis Imam.

"Kami Kemenpora RI turut berduka cita atas meninggalnya supporter Arema Saudara Eko Prasetyo (28 thn) di Sragen, 19 Des 2015. #AremaBerduka," tulis akun twitter resmi Kemenpora.

"Insiden tragis menewaskan Saudara Eko Prasetyo tidak boleh terulang dalam sebuah pertandingan olahraga yang menjunjung sportifitas. #AremaBerduka," lanjut pernyataan resmi Kemenpora.

Informasi yang diterima manajemen saat ini aparat Kepolisian Ngrampal Sragen, Jawa Tengah, sudah mengamankan sejumlah pelaku dan sebuah mobil truk beserta barang bukti berupa batu, pentungan kayu, dan besi.


(KRS)

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

1 day Ago

Pengacara terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto, Maqdir Ismail menuding dakwaan milik KPK…

BERITA LAINNYA