35 Warga Tewas, Presiden Filipina Umumkan Status Darurat Usai Badai

Fajar Nugraha    •    Sabtu, 19 Dec 2015 13:56 WIB
topan
35 Warga Tewas, Presiden Filipina Umumkan Status Darurat Usai Badai
Imbas Topan Melor di Filipina (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Manila: Setelah sepekan dilanda badai, Filipina melaporkan jumlah korban tewas mencapai 35 jiwa. Presiden Benigno Aquino pun mengumumkan status darurat.

Hujan deras yang dipicu oleh badai tersebut dikhawatirkan bisa memicu terjadinya banjir besar. Saat ini badai tropis itu sudah mulai melemah dan memicu hujan di Pulau Visayas dan Mindanao.

Angin muson dingin yang menghembus dari tikur laut membawa hujan ke Luzon. Sebelumnya wilayah ini sudah terkena imbas Topan Melor selama sepekan.

Wilayah yang diliputi Topan Melor belum pulih dari banjir yang disebabkan oleh Topan Koppu pada Oktober lalu.

"Hampir seluruh Filipina dilanda hujan. Banjir dikhawatirkan akan melanda," ujar pengamat cuaca Filipina Robert Badrina, seperti dikutip AFP, Sabtu (19/12/2015).

Presiden Beniqno Aquino mengumumkan status darurat untuk memudahkan proses penyelamatan, pemulihan dan proses rehabilitasi.

Hingga 10 ribu dievakuasi dari wilayah Caraga di Mindanao. Semntara tidak ada laporan kerusakan diakibatkan oleh topan yang terjadi pada Sabtu 19 Desember.

Di Luzon, sekitar 140 ribu warga yang mengungsi akibat Topan Melor memutuskan untuk tetap berada di pengungsian. Mereka masih terlalu takut usai badai melanda.
 


(FJR)

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

10 hours Ago

Pengacara terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto, Maqdir Ismail menuding dakwaan milik KPK…

BERITA LAINNYA