Armada Dirazia, Sopir Metromini Enggan Disamakan dengan Penjahat

Anggitondi Martaon    •    Sabtu, 19 Dec 2015 16:26 WIB
metromini
Armada Dirazia, Sopir Metromini Enggan Disamakan dengan Penjahat
Metromini----MI/Arya Manggala

Metrotvnews.com, Jakarta: Sopir Metromini menggelar aksi mogok di Terminal Blok M, Jakarta Selatan. Sebab, armada mereka dirazia Dinas Perhubungan DKI Jakarta dalam sepekan ke belakang. Terlebih, banyak armada mereka dikandangkan setelah dirazia.

Sopir pun gusar. Mereka tak terima armada mereka dirazia. Apalagi, kendaraan mereka dibawa tanpa peringatan terlebih dahulu.

"Kami ini hanya sopir, masa kaya dianggap seorang penjahat," kata Kentung, 38, salah satu sopir yang ikut aksi mogok di Terminal Blok M, Jalan Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Sabtu (19/12/2015).‎

Kentung merasa, tindakan Dishub DKI tak masuk akal. Toh, kendaraan yang dikandangkan dinilai masih layak jalan. Hanya, kata dia, rem tangan dan speedometer tidak berfungsi.‎

Menurut Kentung, Dishub DKI selaiknya melakukan tindakan persuasi terhadap sopir. Sopir Metromini, kata dia, bukan penjahat yang merampok atau koruptor yang menjarah duit rakyat.

Dia dan kawan-kawan sesama sopir Metromini meminta, Pemprov DKI Jakarta segera menyelesaikan permasalahan Metromini serta memberikan solusi. Supaya, tidak merugikan banyak pihak.

"Kami hanya ingin menuntut hak kami, masa seorang gubernur bicara tanpa pikir panjang," ujar dia.

Dishub DKI menggelar razia Metromini di sejumlah wilayah di Jakarta. Ratusan Metromini diamankan petugas. Sebab, armada yang digunakan tak layak. Selain tak ada speedometer, rem tangan pun entah di mana.


Sopir Metromini berdemo (MTVN.Anggi)


(TII)

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

17 hours Ago

Pengacara terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto, Maqdir Ismail menuding dakwaan milik KPK…

BERITA LAINNYA