Pemeriksaan Barang Bawaan Penumpang Kereta Diperketat

Dhana Kencana    •    Minggu, 20 Dec 2015 13:19 WIB
teroristahun baru
Pemeriksaan Barang Bawaan Penumpang Kereta Diperketat
Petugas gabungan TNI/Polri, Polsuska, keamanan stasiun, dan pegawai PT KAI melakukan apel gelar pasukan di kantor Daop 4 Semarang, Minggu (20/12/2015). (Metrotvnews.com/Dhana Kencana)

Metrotvnews.com, Semarang: Barang bawaan penumpang kereta api bakal diperiksa ketat. Tindakan ini menyusul penangkapan terduga teroris di Sukoharjo, Jawa Tengah. PT KAI Daop 4 memperketat penjagaan di semua stasiun wilayahnya.

Ratusan petugas gabungan, dari TNI, Polri, serta internal PT KAI seperti Polsuska, dan keamanan stasiun diterjunkan ke semua wilayah kerja Daop 4. Pengetatan dilakukan selama masa Natal 2015 dan Tahun Baru 2016.

“Sebanyak 136 personel gabungan mulai hari ini akan disebar," kata Kepala PT KAI Daop 4 Semarang, Windar Prihadi Aji, usai memimpin gelar pasukan di kantor Daop 4 Semarang Jalan MH Thamrin Semarang, Minggu (20/12/2015).

Personel pengamanan itu akan disebar mulai dari Kabupaten Brebes, Tegal, Pekalongan, Pemalang, Kendal, Stasiun Semarang Poncol, Stasiun Semarang Tawang, sampai ke Bojonegoro, Jawa Timur.

Pengetatan pengamanan dilakukan dengan meningkatkan pengawasan barang bawaan milik calon penumpang kereta api. Nantinya, barang bawaan akan diperiksa sesuai standard prosedur pengamanan.

Windar optimis pengetatan pengamanan yang dilakukan ini mampu meredam aksi terorisme selama operasi angkutan Natal 2015 dan Tahun baru 2016. "Ini harus diwaspadai di lingkungan KAI. Peralatan yang kita miliki sangat terbatas, hanya ada beberapa,” katanya.

Kemarin, Densus 88 Mabes Polri menangkap Budiyanto atau Abu Jundi atau Abdul Karim di Kelurahan Carikan, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Densus juga menggeledah rumah Abu di Dusun Tepang RT 03 RW 03 Desa Bulu, Kecamatan Bulu.


(SAN)

KPK akan Jemput Setnov dari RSCM?

KPK akan Jemput Setnov dari RSCM?

1 hour Ago

KPK diinformasikan akan menjemput Setya Novanto dari RSCM untuk dibawa ke Rutan KPK. Namun KPK …

BERITA LAINNYA