Menlu Diminta Berperan Dalam Renegosiasi Kontrak Freeport

Gervin Nathaniel Purba    •    Minggu, 20 Dec 2015 17:40 WIB
freeport
Menlu Diminta Berperan Dalam Renegosiasi Kontrak Freeport
Menteri Luar Negeri Retno L.P. Marsudi. Foto: Rommy Pujianto/MI.

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Luar Negeri Retno L.P. Marsudi diminta ikut berperan dalam renegosiasi kontrak PT Freeport Indonesia. Sebab, Retno dinilai dapat memberikan masukan kepada Amerika Serikat, selaku negara asal dari pemilik Freeport terkait batasan kontrak.

Direktur LPI Boni Hargens mengatakan, Kementerian Energi, Sumber Daya, dan Mineral (ESDM) saat ini sedang melakukan renegosiasi kontrak dengan perusahaan-perusahaan asing seperti PT Freeport Indonesia, PT Vale Indonesia, Eremet, dan Nusa Halmahera Mining. Namun, hingga saat ini belum terlihat peran Retno dalam membantu renegosiasi kontrak tersebut.

"Kami belum menemukan peran Retno terkait perjanjian dagang dan bisnis dengan perusahaan-perusahaan besar," kata Boni di Hotel Alia Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (20/12/2015).

Padahal, hal ini sangat terkait dengan masalah kedaulatan konstitusi UUD 1945. Menurut dia, Kementerian Luar Negeri seharusnya memiliki tugas melakukan diplomasi. Salah satunya diplomasi dalam membantu sektor tambang.

"Jadi jalur diplomasi penting digunakan untuk memberikan masukan agar terjadi perjanjian saling menguntungkan antar kedua negara. Peran Menlu dalam hal ini perlu diintensifkan," tandas dia.


(AZF)