Razia Metromini Bobrok Mendapat Dukungan

Deny Irwanto, LB Ciputri Hutabarat    •    Senin, 21 Dec 2015 10:22 WIB
metromini maut
Razia Metromini Bobrok Mendapat Dukungan
Metromini. Foto: MI

Metrotvnews.com, Jakarta: Langkah Dinas Perhubungan merazia bus Metromini mendapat dukungan dari Organisasi Angkutan Darat. Dishub didorong untuk terus mengandangkan bus Metromini bobrok.

Dinas Perhubungan jangan mundur hanya karena sopir Metromini unjuk rasa dan mogok beroperasi. "Langkah Dishub sudah benar, merazia kendaraan yang tidak layak jalan dan izin yang tidak lengkap," kata Ketua DPD Organda DKI Shafruhan Sinungan kepada Metrotvnews.com, Senin (21/12/2015).

Untuk menanggulangi kekurangan kendaraan angkutan umum karena sopir Metromini ngambek, Dishub, Organda, dan Ditlantas Polda Metro sepakat mengerahkan 300 bus APTB dan bus pariwisata. Ratusan bus bantuan tersebut diharapkan bisa beroperasi pekan depan.

Hari ini, sopir Metromini mogok beroperasi. Aksi ini merupakan bentuk protes atas razia Metromini di berbagai wilayah di Jakarta. Dampaknya, warga kesulitan mendapat layanan Metromini.

Priyanto, 19, mengeluh pagi ini harus menunggu kedatangan Metromini selama 20 menit di Terminal Blok M, Jakarta Selatan. Ia mengaku tidak tahu hari ini sopir Metromini mogok kerja.

Priyanto biasa menggunakan Metromini dari Blok M ke kantornya di daerah Fatmawati, Jakarta Selatan. Kalau memang kondisinya seperti ini, ia berharap pemerintah menyediakan angkutan umum alternatif pengganti Metromini.

Eva, 30, juga tidak mengetahui Metromini 610 tidak beroperasi. Alhasil, ia pun terlambat tiba di kantornya di daerah Fatmawati. "Saya jadi susah ke kantor dan terpaksa menggunakan ojek," kata dia.

Pantauan Metrotvnews.com, tidak ada penumpukan penumpang di Terminal Blok M. Warga buru-buru menggunakan angkutan umum lain saat mengetahui sopir Metromini mogok kerja.


(TRK)

Kubu Novanto Ajukan Saksi Meringankan

Kubu Novanto Ajukan Saksi Meringankan

18 minutes Ago

Langkah tersebut tercantum dalam ketentuan Pasal 65 KUHAP terkait dengan pemanggilan saksi meri…

BERITA LAINNYA