BPJS Kesehatan Gandeng PT Pos untuk Pembayaran Iuran

Husen Miftahudin    •    Senin, 21 Dec 2015 11:52 WIB
bpjs kesehatan
BPJS Kesehatan Gandeng PT Pos untuk Pembayaran Iuran
BPJS Kesehatan. ANTARA FOTO/Septianda Perdana.

Metrotvnews.com, Jakarta: Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan terus memperluas channel pembayaran dengan memanfaatkan jasa pembayaran dari jaringan non perbankan. BPJS Kesehatan pun menggandeng PT Pos Indonesia (Persero) untuk meningkatkan akses kemudahan pada masyarakat dalam pembayaran iuran bulanan jaminan kesehatan.

Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris mengatakan, sistem pembayarannya disebut dengan Payment Point Online Bank (PPOB).

Menurut dia, mekanisme PPOB ini terbilang efektif dan diminati banyak masyarakat karena jumlah transaksi pembayaran iuran peserta BPJS Kesehatan melalui mekanisme PPOB ini telah mencapai 2.370.072  transaksi pembayaran, dari 113.401 jumlah outlet PPOB modern dan tradisional.

"Penambahan jumlah outlet PPOB melalui Kantor Pos diharapkan akan semakin memudahkan peserta BPJS Kesehatan untuk membayar iuran, khususnya di kecamatan yang tidak terdapat minimarket bisa melalui Kantor Pos," ujar Fachmi dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Senin (21/12/2015).

Sebelumnya BPJS Kesehatan telah bekerjasama dengan minimarket Indomaret dan Alfa Grup. Sebanyak 11.400 outlet minimarket Indomaret dan 10.666 gerai Alfamart, 977 gerai Alfamidi, 38 gerai Lawson, serta 74 gerai Dan+Dan yang dapat menerima pembayaran iuran BPJS Kesehatan.

Pembayaran PPOB terdiri dari dua jenis. Pertama, pembayaran melalui outlet tradisional dengan pembayaran iuran dapat dapat dilakukan kepada agen perorangan seperti pembayaran listrik atau pembayaran telepon yang dapat dilakukan di rumah-rumah.

Kedua, mulai September 2015, pembayaran PPOB telah merambah ke modern channel. Untuk melakukan pembayaran iuran, calon peserta atau peserta BPJS Kesehatan cukup menunjukkan nomor VA-nya kepada kasir minimarket.

"Target kami hingga akhir 2015 ini ada 100 ribu outlet yang dibuka, dan saat ini sudah melampaui target. Sementara ini, baik di outlet tradisional maupun modern channel, ada biaya surcharge untuk pembayaran iuran BPJS Kesehatan sebesar Rp 2.500 per transaksi. Namun untuk ke depannya, tagihan satu keluarga dapat digabung menjadi satu, sehingga masyarakat cukup mengeluarkan biaya satu kali transaksi pembayaran," pungkas Fachmi.


(SAW)

Kubu Novanto Ajukan Saksi Meringankan

Kubu Novanto Ajukan Saksi Meringankan

12 minutes Ago

Langkah tersebut tercantum dalam ketentuan Pasal 65 KUHAP terkait dengan pemanggilan saksi meri…

BERITA LAINNYA