Jangan Minum Antibiotik Jika Tidak Diperlukan, Ini Akibatnya

   •    Senin, 21 Dec 2015 12:57 WIB
kesehatan
Jangan Minum Antibiotik Jika Tidak Diperlukan, Ini Akibatnya
Antibiotik hanya disarankan untuk masalah infeksi bakteri (Foto:Getty Images)

Metrotvnews.com, Jakarta: Sebuah studi 2013 terbitan JAMA Internal Medicine menemukan bahwa dokter akan meresepkan antibiotik untuk meredakan sakit yang Anda derita, contohnya sakit tenggorokan.

Memang, antibiotik sangat membantu dalam membasmi bakteri jahat. Namun, antibiotik juga membunuh bakteri baik dalam tubuh yang bisa menimbulkan kerusakan di dalam tubuh.

Antibiotik hanya disarankan untuk masalah infeksi bakteri seperti halnya pneumonia, sinus yang berlangsung lebih dari 10 hari, infeksi telinga, dan radang tenggorokan.

Sedangkan untuk flu dan batuk, Anda perlu bertanya terlebih dahulu kepada dokter apakah benar-benar membutuhkan antibiotik atau tidak.

Jika tidak, sebaiknya jangan meminum antibiotik. Sebab, apabila tetap meminum antibiotik, ini dampaknya.

1. Usus bermasalah
Menurut penelitian  The American Journal of Gastroenterology, seseorang yang sering minum antibiotik besar kemungkinan untuk mengembangkan penyakit Irritable Bowel, kolitis ulserativa, atau penyakit Crohn.

2. Lebih gemuk
Studi International Journal of Obesity menemukan bahwa penggunaan antibiotik pada anak tidak hanya memengaruhi kenaikan berat badan pada saat itu, tetapi juga ketika usia dewasa. Selain itu, antibiotik juga dikaitkan dengan pengembangan diabetes tipe 2.

3. Depresi
Salah satu studi yang diterbitkan dalam Journal of Clinical Psychology menyebutkan, antibiotik dapat meningkatkan risiko lebih tinggi dari depresi dan kecemasan. Masalah depresi dan kecemasan bisa berakibat fatal pada kesehatan Anda secara keseluruhan. (Sumarni/Prevention)


(ROS)