Warga Dukung Jakarta Tanpa Metromini

Nur Azizah    •    Senin, 21 Dec 2015 13:41 WIB
metromini
Warga Dukung Jakarta Tanpa Metromini
petugas gabungan melakukan razia Metromini di kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat. (Foto: MI/Ramdani)

Metrotvnews.com, Jakarta: Aksi mogok sopir Metromini mendapat dukungan warga Ibu Kota. Masyarakat berharap sopir Metromini mogok beroperasi selamanya. Pasalnya, selama aksi mogok sejumlah ruas jalan lebih lancar.
 
Seperti yang terjadi di Terminal Blok M, Jakarta Selatan. Aksi mogok sopir Metromini memberikan dampak baik pada pengguna jalan. Jalan yang lengang membuat pengendara mobil pribadi mencapai tempat tujuan lebih cepat.
 
Salah satu pengendara mobil pribadi Suhendro, 50, mengatakan, dia bisa menghemat waktu sekitar 20 menit. Biasanya, Suhendro harus mengabiskan waktu 40 menit untuk mencapai Blok M.
 
"Rumah di Cipete. Biasanya ke Blok M 40 menit. Sekarang hanya 20 menit. Lancar banget jalanan," kata Suhendro di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Senin (21/12/2015).
 
Imbas mogoknya Metromini tak hanya dirasakan Suhendro. Evi Latumahina, 59, turut merasakan lengangnya jalanan Ibu Kota. Evi biasanya mengendarai mobil dari Tebet ke Blok M sekitar 30 menit. Hari ini ia hanya butuh 15 menit.
 
"Saya dukung Jakarta tanpa Metromini. Jalanan jadi lancar. Karena tidak ada lagi yang ngetem. Saya setuju kalau Metromini tidak ada," kata Evi.
 
Hal senada juga diungkapkan Fifi Prihastri. Ia sangat setuju jika Metromini dirazia dan dikandangkan. Menurutnya, dengan mengandangkan Metromini sopir akan jera dan tidak ugal-ugalan lagi.
 
"Razia harus rutin sampai habis semua Metromini jelek. Biar mereka kapok. Tidak ugal-ugalan di jalan. Tidak menaikkan dan menurunkan penumpang sembarangan," ujarnya.
 
Hari ini, Senin (21/12/2015) puluhan sopir Metro Mini kembali mogok beroperasi. Sebelumnya, puluhan sopir sudah melakukan aksinya pada Sabtu (19/12/2015).
 
Aksi mogok tersebut terkait tindakan tegas Dishub DKI Jakarta yang merazia dan mengandangkan  ratusan Metromini. Hingga Sabtu, 19 Desember sebanyak 217 Metro Mini dikandangkan di Rawa Buaya lantaran tak layak jalan.


(FZN)