KPK Telusuri Aset Hasil Korupsi RJ Lino

Achmad Zulfikar Fazli    •    Senin, 21 Dec 2015 16:02 WIB
pelindo ii
KPK Telusuri Aset Hasil Korupsi RJ Lino
Direktur Utama PT Pelindo II Richard Joost (RJ) Lino menjawab pertanyaan wartawan usai menjalani pemeriksaan di Bareskirm Mabes Polri, Jakarta, Rabu (18/11/2015).--Foto: Antara/Rivan Awal Lingga

Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Direktur Utama PT Pelindo II, Richard Joost Lino sebagai tersangka. Kini, KPK akan menelusuri aset milik Lino yang ditengarai hasil dari kasus dugaan korupsi proyek pengadaan Quay Container Crane (QCC) tahun 2010.

Dalam kasus tersebut, Lino diduga melakukan penunjukan langsung atas pengadaan tiga unit QCC kepada perusahaan asal China Wuxi Huadong Heavy Machinery.

"Untuk perkara yang berkaitan dengan dugaan kerugian keuangan negara, biasanya disertai dengan penelusuran aset," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha, Senin (21/12/2015).

Penelusuran ini dilakukan untuk mencari tahu aliran dana korupsi yang diduga dilakukan Lino. Sebab, KPK berkewajiban mengembalikan uang korupsi kepada negara.

"Untuk mencari tahu kemana aliran uangnya," ujar Priharsa.

Direktur Utama PT Pelindo II RJ Lino resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan Quay Container Crane (QCC) tahun 2010 oleh KPK. Poyek ini dikabarkan senilai Rp100 miliar.

Atas perbuatannya, Lino disangkakan melanggar Pasal 2 Ayat 1 dan atau Pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 KUHP.


(MBM)

KPK Hormati Putusan Sela Praperadilan Novanto

KPK Hormati Putusan Sela Praperadilan Novanto

21 hours Ago

KPK akan tetap menghadapi proses persidangan selanjutnya yang masuk dalam tahap pembuktian.

BERITA LAINNYA