Kapolri: Teroris Memang akan Lakukan Aksi

Githa Farahdina    •    Senin, 21 Dec 2015 16:10 WIB
terorisme
Kapolri: Teroris Memang akan Lakukan Aksi
Kapolri Jenderal Badrodin Haiti,--Foto: Antara/Widodo S Jusuf

Metrotvnews.com, Jakarta: Kapolri Jenderal Badrodin Haiti membenarkan jajarannya sudah menangkap sembilan teroris di pelbagai daerah. Mereka yang ditangkap merupakan mantan anggota Jamaah Islamiyah.

"Hampir semuanya ada kaitan satu sama lain. Jadi tidak bisa kia pisah-pisahkan," kata Badrodin usai pertemuan Indonesia-Australia di Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (21/12/2015).

Teroris yang ditangkap, lanjut Badrodin, adalah bagian kelompok yang telah ditangkap sebelumnya, yakni Salim, Arif, Bondan, Danang, dan Slamet.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, polisi sudah mengumpulkan keterangan penting terkait rencana para teroris. "Memang akan melakukan aksi," kata jenderal bintang empat ini.

Sayangnya, Kapolri tak menjelaskan kapan rencana aksi itu akan dilaksanakan. Asumsi yang menyebut aksi dilakukan di penghujung tahun ini pun dibantah.

"Tidak dijelaskan akhir tahun," tegas dia.

Ada banyak cara yang mungkin dilakukan. Beberapa di antaranya dengan kekerasan maupun serangan. Sementara sasaran, tambah Badrodin, adalah polisi, pejabat polisi, Densus 88 dan mantan petinggi Polri.

"Tentu kami akan kejar, kita bisa deteksi. Tapi begitu kita tahu lokasi, mereka lebih kuasai wilayah," terang Badrodin.

Pengejaran terorisme masih terus dilakukan. Meski masih ada jaringan terorisme yang belum bisa dimonitor, polisi terus menyelidiki kelompok kecil, pecahan kelompok terorisme sebelumnya.

Modus ini digunakan untuk menghindari tudingan terorisme dilakukan kelompok besar. Salah satunya jaringan Indonesia Timur.

Saat mengejar di Poso, jelas Badrodin, polisi menemukan lokasi bermukim teroris. Setidaknya, sepuluh gubuk tempat bermukim teroris ditemukan di pegunungan. Polisi juga menemukan lima bom, peralatan masak, dan berbagai peralatan lain yang diduga untuk merakit bom.

"Lalu ditemukan mayat satu pria dewasa yang sudah membusuk," tambah Kapolri.

Hingga saat ini, polisi masih mengejar teroris di wilayah itu. Kapolri menduga mereka kabur sebelum polisi mendekati lokasi. "Kami akan lakukan perburuan," tegasnya.



(MBM)