MK Gelar Sidang Sengketa Pilkada 7 Januari 2016

Al Abrar    •    Senin, 21 Dec 2015 22:39 WIB
sengketapilkada serentak
MK Gelar Sidang Sengketa Pilkada 7 Januari 2016
Suasana ruangan sidang PHPU di gedung Mahkamah Konstitusi -- ANTARA FOTOWidodo S Jusuf

Metrotvnews.com, Jakarta: Sidang sengketa Pilkada akan digelar pada awal tahun 2016. Kepala Biro Humas Mahkamah Konstitusi Budi Ahmad Djauhari mengatakan, sidang sengketa Pilkada 2015 bakal dilaksanakan pada 7 Januari 2016.

"7 Januari kita mulai sidang sengketa Pilkada," kata Budi kepada Metrotvnews.com di gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (21/12/2015).

Budi mengatakan, permohonan gugatan hasil Pilkada Kabupaten/Kota dan Provinsi masih terus dibuka. Pendaftaran gugatan baru akan ditutup pada Rabu, 23 Desember. Usai pendaftaran, pihaknya bakal melakukan verifikasi data dan berkas bagi pemohon pada 31 Desember 2015.

"Bagi para pemohon diminta melengkapi berkas yang kurang pada 31 Desember untuk mendapatkan nomor regitrasi perkara sidang," imbuhnya.

Wakil Ketua MK Anwar Usman yang ditemui terpisah mengatakan Hakim MK siap memimpin sidang sengketa Pilkada. Pihaknya, sudah membagi tim panel hakim jauh hari.

"Sudah kita bagi tim panelnya," imbuh Anwar.

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan MK menyeleksi 123 gugatan perkara hasil pemilihan kepala daerah yang didaftarkan. Seleksi untuk mengetahui kebenaran kecurangan yang dilaporkan.
 
"Ada 123 perkaran yang didaftarkan, saya sudah ketemu dengan Ketua MK (Arief Hidayat). Dia sedang konsentrasi menyeleksi betul perkara yang diajukan. Terbukti dengan data-data atau tidak," kata Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo di di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (21/12/2015).
 
Tjahjo mengatakan, upaya itu dilakukan MK agar berbagai pihak tak asal melaporkan gugatan hasil pilkada. Jangan sampai, pihak yang kalah sengaja menggugat agar kekalahan mereka diputus MK.


(REN)