Perayaan Tahun Baru 2016, Kendaraan Pribadi Dilarang Masuk Ancol

Ilham wibowo    •    Selasa, 22 Dec 2015 07:41 WIB
tahun baru
Perayaan Tahun Baru 2016, Kendaraan Pribadi Dilarang Masuk Ancol
Ilustrasi--Ribuan warga terjebak macet usai menyaksikan perayaan malam pergantian tahun di kawasan Monumen Nasional, Jakarta--MI/Atet Dwi.

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melarang kendaraan pribadi memasuki kawasan Ancol pada perayaan tahun baru 2016. Hal tersebut guna mengurangi kemacetan.

"Khusus untuk di Ancol, sudah kita siapkan bus wira-wiri sebanyak 150 unit. Sehingga kendaraan tidak perlu masuk ke kawasan Ancol," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat seperti dikutip Beritajakarta.com, Senin (21/12/2015).

Pemprov DKI akan menyiapkan lahan parkir khusus bagi warga yang membawa kendaraan pribadi tujuan kawasan Ancol. Pemprov DKI juga akan menyiapkan fasilitas 150 bus untuk antar jemput pengunjung dari lokasi kendaraan parkir.

Djarot mengatakan, pada malam perayaan malam tahun baru 2016, sejak pukul 19.00 WIB Jalan Sudirman-Thamrin akan ditutup untuk kendaraan karena digelar car free night. Namun, berbeda dengan tahun lalu, pada perayaan kali ini Pemprov DKI tidak akan menggelar panggung di sepanjang lokasi.

"Konsekuensi dari Sudirman-Thamrin tidak ada hiburan. Tahun 2014 Ancol dipadati lebih 120 ribu orang dan ini harus diantisipasi, kerumunan banyak orang, membawa apa, tujuannya apa serta parkir di mana," ucap Djarot.

Sementara, Polda Metro Jaya pun berencana mengerahkan 20 ribu personel gabungan Polri dan Pemda DKI untuk mengamankan perayaan Natal dan tahun baru di Ibu Kota. Pengamanan diutamakan di daerah gereja dan masjid yang berdekatan.

Personel gabungan tersebut akan disiagakan menjaga sembilan titik di daerah Jakarta dan sekitarnya. Pengamanan diperketat, karena ada dua hari besar yang berdekatakan. Maulid Nabi Muhammad tanggal 24 Desember dan Natal di tanggal 25 Desember.

Sementara itu, pengamanan tahun baru dipusatkan di tempat-tempat keramaian. Di antaranya, kawasan Taman Impian Jaya Ancol, Taman Mini Indonesia Indah dan Kota Tua.

"Semua kami jaga. Monas saya sepakat dengan Pak Gubernur tidak akan kita buka untuk umum. Ini untuk menghindari hal yang tidak diingnkan dan PKL yang merusak," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Tito Karnavian.


(YDH)