Analis Perkirakan Rupiah Bertahan di Tren Positif

Dian Ihsan Siregar    •    Selasa, 22 Dec 2015 09:34 WIB
rupiah menguat
Analis Perkirakan Rupiah Bertahan di Tren Positif
Ilustrasi (MI/ROMMY PUJIANTO)

Metrotvnews.com, Jakarta: Gerak mata uang Paman Sam, dolar Amerika Serikat (USD) terhadap sejumlah mata uang seperti EUR, AUD, JPY, CNY, dan beberapa lainnya memberikan sentimen positif pada nilai tukar rupiah. Hal tersebut membuat nilai tukar rupiah kokoh untuk mengalami kenaikan terhadap  USD.

"Pelaku pasar mencermati pergerakan yen yang kembali mengalami kenaikan setelah pemerintah dan bank sentral gagal memenuhi harapan pelaku pasar terhadap peningkatan stimulus untuk membantu pemulihan negara tersebut,"‎ ungkap Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada, dalam risetnya, yang ‎diterima Metrotvnews.com‎, di Jakarta, Selasa (22/12/2015).

Tidak hanya itu, lanjut Reza, kembali meningkatnya laju EUR seiring respons terhadap jelang pemilihan di Spanyol turut memberikan sentimen positif bagi nillai tukar rupiah agar dapat menguat. Penguatan nilai tukar rupiah pun berhasil melampaui estimasi yang ada sebelumnya.  

Sebelumnya telah disampaikan, meski melemah tipis, tapi tetap perlu menjaga dan mengawasi nilai tukar rupiah yang masih rentan akan berpotensi alami pelemahan lanjutan. Untuk itu, tetap cermati imbas kembali positifnya laju USD terhadap laju nilai tukar rupiah nantinya.

Reza mengakui, berbalik menguatnya nilai tukar rupiah ini akan memberikan peluang untuk dapat bertahan dalam tren positif. Rupiah pun diperkirakan akan kembali memanfaatkan pelemahan laju USD guna dapat bertahan dan naik.

Namun demikian, Reza meminta tetap mencermati berbagai sentimen yang dapat memengaruhi laju rupiah. "Dalam satu hari ini laju rupiah akan berada di level Rp13.885-13.868 per USD (kurs tengah BI)," pungkas Reza


(ABD)