Buat Ahok, Hari Ibu Bukan 22 Desember

LB Ciputri Hutabarat    •    Selasa, 22 Dec 2015 11:04 WIB
hari ibu
Buat Ahok, Hari Ibu Bukan 22 Desember
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama----MTVN/Husen

Metrotvnews.com, Jakarta: Hari Ibu diperingati setiap 22 Desember. Peringatan biasanya dirayakan lewat upacara di setiap instansi pemerintahan.

Bagi Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, Hari Ibu bukan jatuh pada 22 Desember. Tapi setiap hari. Ahok, sapaan Basuki, mengaku tak pernah memperingati Hari Ibu secara khusus.

"Buat kami, tiap hari ya Hari Ibu," sebut Ahok usai memimpin Upacara Peringatan Hari Ibu di Lapangan IRTI Monas, Jakarta Pusat, Selasa (22/12/2015).

Lantaran tak punya ritual khusus, Ahok mengaku dia selalu menghubungi ibunya. Ahok bilang, dirinya selalu menyempatkan waktu buat menelepon perempuan yang sudah melahirkan, membesarkan dan mendidiknya.

Saat berbincang di telepon itu, kata Ahok, dirinya bercerita banyak hal. "Jadi, bukan hanya pas Hari Ibu," imbuh suami Veronika Tan ini.

Hari Ibu di Indonesia dirayakan secara nasional setiap 22 Desember. Penetapan tanggal Hari Ibu pertama kali diresmikan Presiden Soekarno bertepatan dengan ulang tahun ke-25 Kongres Perempuan Indonesia pada 1958. Peringatan ini sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 316 tahun 1958.

Kini Hari Ibu diperingati dengan cara yang berbeda-beda, mulai dari memberikan hadiah pada ibu maupun memberikan kemudahan-kemudahan terhadap kaum ibu dan wanita. Seperti yang dilakukan Kementerian Agraria dan Tata Ruang yang mengeluarkan kebijakan prioritas pelayanan kepada Ibu dan wanita khusus hari ini.


(TII)