Ini Syarat Pemilik Pulangkan Metromini yang Dikandangkan

Nur Azizah    •    Selasa, 22 Dec 2015 13:02 WIB
metromini
Ini Syarat Pemilik Pulangkan Metromini yang Dikandangkan
Ilustrasi--MI/Ramdani

Metrotvnews.com, Jakarta: Ratusan Metromini saat ini dikandangkan, lantaran tak laik beroperasi. Ratusan Metromini dapat diambil pemiliknya, asal mampu menunjukkan surat-surat kendaraan.

"Metromini bisa dikeluarkan asal ada izin jalan, sopir memperbaiki kendaraan dan mengikuti sidang," kata Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Yani Wahyu saat dihubungi Metrotvnews.com, Selasa (22/12/2015).

Yani menambahkan, jika Metromini belum memiliki surat lulus KIR, sopir wajib memberikan jaminan kepada dinas terkait. Jaminan tersebut harus berupa Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB).

"Harus ada jaminannya supaya pas Metromini keluar langsung uji KIR. Kalau belum uji KIR tidak boleh beroperasi dulu," imbuh Yani.

Yani menyebutkan, selain harus uji KIR, sopir Metromini juga harus membawa surat izin mengemudi. Selain itu juga surat izin usaha berisi identitas pemilik dan kartu izin jalan.

Dinas Perhubungan DKI Jakarta memberikan tenggat waktu maksimal 30 hari untuk melengkapi seluruh persyaratan. "Metromini yang tidak boleh beroperasi lagi kalau sudah habis izin jalannya. Itu tidak akan kami keluarkan," tegas Yani.

Sejak Senin, 7 Desember hingga Senin, 21 Desember sebanyak 261 Metromini berhasil dikandangkan. Dishub DKI Jakarta juga akan mencabut izin trayek sekitar 1.600 Metromini. Pencabutan izin tersebut akan dilakukan per-Februari 2016.

Aksi mogok sempat digelar sejumlah Metromini di Jakarta. Akibatnya para penumpang bus bertarif murah meriah ini harus mencari alternatif transportasi lain.

Hari ini Metromini kembali beroperasi. Angkutan jenis bus sedang ini kembali menarik penumpang seperti biasa. Ada lima trayek Metromini yang sudah kembali mengaspal.

Kelima trayek tersebut adalah Metromini 69 jurusan Blok M-Ciledug, Metromini 75 jurusan Blok M-Pasar Minggu, dan Metromini 72 jurusan Blok M-Lebak Bulus. Kemudian Metromini 71 jurusan Blok M-Bintaro, terakhir Metromini 610 jurusan Blok M-Pondok Labu via Fatmawati.


(YDH)