Obesitas Hingga Sulit Jalan, Wanita Ini Pilih Diet daripada Operasi

   •    Rabu, 23 Dec 2015 11:06 WIB
diet
Obesitas Hingga Sulit Jalan, Wanita Ini Pilih Diet daripada Operasi
Karen Sharpe saat masih gendut. (Foto:Dailymail)

Metrotvnews.com, Leicester: Sarapan dengan mie, mengonsumsi makanan cepat saji untuk makan siang dan malam, juga tak lupa camilan cokelat serta keripik yang dimakannya, membuat berat badan Karen Sharpe naik hingga 158 kilogram. Wanita 37 tahun ini mengaku sudah mencoba berbagai program diet. Sayangnya, Karen tak kuasa menolak hidangan yang menggoda. 

"Makanan seakan menjadi pelipur lara. Saya tak bisa hidup tanpa mengemil," ungkapnya seperti dikutip dari Daily Mail.

Pada akhirnya, Februari 2009, Karen benar-benar betekad menurunkan berat badannya karena malu dicemooh dan fisiknya pun mulai tak bersahabat. Ia mengatakan mulai kesulitan saat berjalan.

"Sampai pada titik di mana saya tidak ingin keluar rumah karena terlalu sakit untuk berjalan," ceritanya.

Karen mulai berkonsultasi dengan ahli diet untuk membantu membentuk kembali kebiasaan makannya. Dia juga sempat berencana melakukan operasi lambung, namun membutuhkan waktu yang cukup lama.

"Daftar tunggu operasi lambung memakan waktu dua tahun. Aku tak bisa menunggu, anak-anak semakin dewasa," imbuhnya.


(Karen Sharpe saat sudah kurus)

Akhirnya, ia mencoba berdiet secara alami dengan menjaga pola makan serta rutin melakukan olahraga. Secara perlahan, berat badannya berangsur-angsur turun. Puncaknya pada awal 2015, angka timbangan Karen hanya 57 kilogram.

Karen mulai menyadari kalau operasi bedah bukanlah solusi dalam penurunan berat badan. Bahkan, sekarang wanita asal Leicester, Inggris ini begitu menikmati kebiasaan barunya mengonsumsi makanan sehat.

"Saya lebih percaya diri lagi sekarang. Saya juga sudah bisa menemani anak saya bermain bola. Tak hanya itu, saya juga bisa berbelanja di toko dengan ukuran baju normal," tutupnya. (Sumarni)


(LOV)