Anak Usia Dini Belajar Pencegahan Korupsi di KPK

Yogi Bayu Aji    •    Rabu, 23 Dec 2015 11:35 WIB
kpk
Anak Usia Dini Belajar Pencegahan Korupsi di KPK
Anak PAUD Lentera Hati di KPK-----MTVN/Yogi

Metrotvnews.com, Jakarta: Belasan anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Lentera Hati berkunjung ke Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi. Mereka akan belajar soal kejujuran di lembaga yang dipimpin Agus Raharjo tersebut.

Anak-anak PAUD ini tiba di Gedung KPK sekitar pukul 08.00 WIB. Sekitar pukul 10.35 WIB, mereka keluar sembari menyerukan yel-yel untuk menegakkan kejujuran sambil membentangkan spanduk "Aku Berani Jujur".

"Aku berani jujur jika aku tidak jujur aku siap menerima hukumannya. Aku berani jujur jika aku tidak jujur aku siap bertanggung jawab kepada Allah," teriak anak-anak PAUD ini di Gedung KPK, Jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (23/12/2015).

Nursariati, guru PAUD Lentera Hati, menjelaskan alasan membawa muridnya ke KPK. Menurut dia, kebanyakan dari mereka ingin menjadi pejabat jika sudah dewasa. Bahkan, ada yang ingin menjadi polisi hingga presiden.

"Kami kenalkan kejujuran jika mereka jadi pejabat, mereka tahu harus jujur," kata Nursariati.

Kejujuran penting dikenalkan kepada anak-anak sedini mungkin agar mereka terbiasa jujur. Nur tak ingin cita-cita mulia anak didiknya tercoreng lantaran mereka tak jujur hingga korupsi dalam bekerja kelak.

Murid-muridnya pun, kata dia, antusias ketika diajak ke KPK untuk pertama kalinya. Terlebih, anak didik dari PAUD Lentera Hati bukan berasal dari keluarga berada, ayah mereka seorang buruh hingga satpam.


Nur dan Anak Paud Lentera Hati (MTVN.Yogi)

Nur senang murid-muridnya mendapatkan bekal dari bagian pencegahan KPK. Dia berharap, ketika menjadi pejabat nanti muridnya tak ada yang terjerat KPK.

"Kami ingatkan, kalau mereka tidak jujur, mereka bisa ditangkap, dikoreksi, diinterogasi KPK. Kalau enggak jujur, uang negara diambil, akan ditangkap KPK, bukan polisi lagi," jelas Nur.

Kedeputian Pencegahan KPK memiliki sejumlah direktorat. Salah satunya, Direktorat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat. Direktorat ini sebelumnya sudah merancang kurikulum pendidikan antikorupsi. Kurikulum ini rencananya diintegrasikan dengan pendidikan kewarganegaraan di lingkungan sekolah dasar dan menengah, serta mata kuliah kepribadian di tingkat pendidikan tinggi.

Direktorat ini pula yang kerap memberikan pelayanan dan pendidikan kepada masyarakat terkait pencegahan korupsi. Salah satu programnya adalah sosialisasi pencegahan korupsi buat anak PAUD.


(TII)

Kasus KTP-el, KPK Periksa Mayus Bangun untuk Setya Novanto

Kasus KTP-el, KPK Periksa Mayus Bangun untuk Setya Novanto

56 minutes Ago

KPK hari ini memeriksa Chief Business Operation PT Astra Graphia IT Mayus Bangun, Astra Graphia…

BERITA LAINNYA