Pengamanan Pilkada Tidak Ganggu Pengamanan Natal dan Tahun Baru

Damar Iradat    •    Rabu, 23 Dec 2015 11:58 WIB
pilkada serentak
Pengamanan Pilkada Tidak Ganggu Pengamanan Natal dan Tahun Baru
Kapolri Jenderal Badrodin Haiti. MI/Arya Manggala

Metrotvnews.com, Jakarta: Pengamanan tahapan pilkada serentak terus berjalan tanpa mengganggu pengamanan perayaan Natal 2015 dan tahun baru 2016. Polisi tetap siaga jelang penetapan pasangan calon pemenang di beberapa daerah rawan tanpa menafikan pengamanan lainnya.

Kapolri Jenderal Badrodin Haiti menegaskan, pengamanan pilkada masih dilakukan di beberapa tempat. Pengamanan ini tidak akan tumpang tindih dengan pengamanan Natal dan tahun baru.

"Tidak ada masalah, karena sudah bagi tugas di lapangan," ujar Badrodin usai apel gelar pasukan Operasi Lilin di Polda Metro Jaya, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Rabu (23/12/2015).

Pengamanan pilkada, kata Badrodin, fokus di beberapa tempat. Salah satunya Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. Polri sudah mengirimkan dua satuan setingkat kompi Brimob buat bantuan pengamanan pilkada di Kalimantan Utara. Wilayah tersebut tak terlalu rawan buat perayaan Natal dan tahun baru.

"Personel juga sudah dibagi, siapa yang tangani perayaan Natal, siapa yang lakukan pengamanan pilkada," jelas Badrodin.


Brimob yang disiagakan polisi untuk Natal dan Pilkada (MI.Atet Dwi)

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo yang ikut hadir dalam apel kembali mengingatkan agar polisi tetap ekstra siaga selama proses pilkada berlangsung. Sebab, kerawanan di beberapa daerah terjadi saat proses penetapan pasangan calon pemenang.

"Termasuk hasil putusan MK (Mahkamah Konstitusi) yang paling lambat pengumumannya 12 Februari 2016," ungkap Tjahjo.

Tjahjo yakin polisi, TNI dan BIN sudah melakukan deteksi dini untuk bisa melakukan antisipasi masalah politik yang terjadi selama proses pilkada. Ia juga berharap, pemerintah setempat yang menggelar pilkada turut membantu keamanan.

Koordinasi di daerah oleh gubernur, wali kota sampai tingkat bupati dan camat harus terus bersinergi dengan Polri, TNI dan BIN.  "Dan kami minta semua pemda kerahkan semua Satpol PP untuk amankan semua instansi pemda. Tidak mungkin minta tolong sepenuhnya ke polisi," kata Tjahjo.


(TII)