Kaleidoskop Otomotif 2015

Sirkuit Sentul Dipaksa Berbenah, Butuh Komitmen Besar

Ahmad Garuda    •    Rabu, 23 Dec 2015 13:50 WIB
kaleidoskop otomotif
Sirkuit Sentul Dipaksa Berbenah, Butuh Komitmen Besar
Marc Marquez menjajal Sirkuit Sentul akhir tahun 2014 lalu saat kunjungannya ke Indonesia. MTVN/Ahmad Garuda

Metrotvnews.com, Jakarta: Membenahi Sirkuit Sentul bukan pekerjaan gampang. Sirkuit yang awalnya dibangun untuk kepentingan balap Formula One yang akhirnya tak kesampaian, butuh komitmen besar. Sekarang ini Sentul dikelola oleh Tinton Soeprapto dan beberapa saat lalu sudah punya layout baru untuk menggelar MotoGP 2017.

Kabar menggembirakan ini lahir ketika CEO Dorna Sports yaitu Carmelo Ezpeleta datang ke Indonesia dan berkunjung ke Sirkuit Sentul untuk melihat kemungkinan sirkuit tersebut bisa menyelenggarakan MotoGP. Hingga lahirlah kesepakatan untuk melakukan desain ulang sirkuit.

Pembenahan sirkuit termasuk dalam kesepakatan yang harus dilakukan Indonesia, jika MotoGP ingin berlangsung di sini. Tapi tak mudah, sebab biaya pembenahan juga cukup besar. Dikatakan oleh Tinton Soeprapto, bahwa biaya renovasi bakal memakan hingga Rp200 miliar. Tentunya ini bukan biaya yang sedikit. Apalagi di akhir tahun baru-baru ini, Tinton malah merevisi biaya renovasi menjadi sebesar Rp350 miliar.

Pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga yaitu Imam Nahrawi menegaskan bahwa mereka siap membantu sebesar Rp5 miliar untuk renovasi sirkuit. Jumlah ini tak sebanding dan belum menyentuh sepersepuluh biaya yang ditetapkan. Lantas, ada harapan biaya renovasi bakal dicari dari pihak investor swasta.

Tapi rasanya ini juga takkan berjalan mulus. Bisa dilihat, hingga akhir tahun ini, belum ada konfirmasi tentang perusahaan swasta atau perorangan yang mau jadi investor untuk renovasi sirkuit. Banyak netizen yang menganggap bahwa ini adalah upaya untuk membawa nama Indonesia. Tapi netizen yang paham akan kondisinya, menegaskan bahwa memperbaiki Sirkuit Sentul hanya akan membawa keuntungan bagi perorangan saja. Sehingga investor ogah ikut campur.

Lalu bagaimana kelanjutan penyelenggaraan MotoGP 2017 mendatang? kabar terbarunya adalah isu tentang pembatalan penyelenggaraan MotoGP 2017, lantaran Dorna Sports mulai membuka pintu bagi Finlandia yang sudah lebih siap. Tapi belum ada pernyataan resmi dari Dorna Sports tentang hal tersebut.

Terlepas dari benar atau tidaknya keputusan tersebut, jika Sentul harus berbenah, memang takkan mudah. Salah satu solusi yang ditawarkan adalah pemerintah harus mengambil-alih sirkuit tersebut termasuk pengelolaannya. Sehingga nantinya investor punya jaminan dari pemerintah tentang dana yang mereka tanam di sana.


(UDA)