Paus Pembunuh Mati di Taman Laut San Antonio

Willy Haryono    •    Rabu, 23 Dec 2015 14:10 WIB
satwa
Paus Pembunuh Mati di Taman Laut San Antonio
Seekor ikan paus pembunuh atau orca di Orlando, Florida, AS, 30 Maret 2010. (Foto: AFP/GERARDO MORA)

Metrotvnews.com, San Diego: Ikan paus pembunuh berusia 18 tahun mati di taman SeaWorld di San Antonio, Amerika Serikat, Selasa (22/12/2015). 

Kematian ini meningkatkan kekhawatiran di kalangan grup pecinta hewan yang telah mengkritik SeaWorld selama bertahun-tahun atas perlakuan buruk terhadap mamalia laut.

Paus betina bernama Unna adalah paus ketiga yang mati di SeaWorld San Antonio dalam enam bulan terakhir. SeaWorld mengatakan Unna mati pada Senin karena "penurunan daya tahan akibat jamur yang disebut Candida." 

Unna telah dirawat sejumlah ahli. "Meski ada beberapa indikasi pengobatan memiliki efek positif, Unna tetap dalam kondisi serius dan telah dirawat selama 24/7," kata SeaWorld, seperti dikutip Reuters, Selasa (22/12/2015).

SeaWorld telah menghadapi kritikan serius dan penurunan pendapatan sejak rilisnya film dokumenter "Blackfish" pada 2013, yang menggambarkan penahanan paus pembunuh sebagai perbuatan kejam.

Film tersebut, yang dinilai SeaWorld tidak sesuai data dan menyesatkan, juga menceritakan mengenai ke kematian pelatih ternama di SeaWorld pada 2010, yang ditarik ke bawah air dan ditenggelamkan paus pembunuh dalam atraksi di Florida.

SeaWorld di San Diego baru-baru ini mengumumkan rencana menghentikan pertunjukan langsung ikan paus pembunuh. Tapi taman Sea World lainnya, termasuk salah satu di San Antonio, mengatakan mereka akan melanjutkannya, dengan alasan paus pembunuh di tempat mereka diperlakukan dengan baik.

Sejumlah kritikus berpendapat menahan makhluk laut pintar seperti paus pembunuh, dan memintanya beraksi bak di sirkus, adalah perbuatan buruk. (Nabila Gita)


(WIL)