Jokowi Ingin MRT Jadi Contoh buat Daerah Lain

Desi Angriani    •    Rabu, 23 Dec 2015 14:19 WIB
mrt
Jokowi Ingin MRT Jadi Contoh buat Daerah Lain
Presiden Jokowi saat meninjau pengeboran MRT, September lalu----Ant/Yudhi Mahatma

Metrotvnews.com, Jakarta: Presiden Joko Widodo mendesak proyek pengeboran terowongan mass rapid transit (MRT) rampung pada 2016. Proyek akan menjadi contoh buat daerah lain di Indonesia.

Menurut Jokowi, kontraktor proyek berhasil mengebor sepanjang 327 meter di bawah tanah sejak 21 September. Panjang jalur rel yang akan dibangun di terowongan tersebut mencapai 5,9 kilometer.

"Saya ingin pembangunan MRT ini nantinya bisa dijadikan contoh bagi kota-kota lain yang ingin membangun kereta bawah tanah," kata Jokowi di kawasan Patung Pemuda, Senayan, Jakarta, Rabu (23/12/2015).


Terowongan MRT (Ant.Wahyu Putro)

Presiden terus memantau perkembangan proyek MRT, meski sejatinya proyek adalah tanggung jawab Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

MRT Tahap I direncanakan membentang dari Terminal Lebak Bulus, Jakarta Selatan, hingga Bundaran Hotel Indonesia. MRT punya panjang sekitar 15,2 kilometer dengan rincian 5,9 kilometer di bawah tanah dan 9,8 kilometer di jalur melayang serta direncanakan selesai pada 2017.

Jalur bawah tanah direncanakan punya enam stasiun dan jalur layang punya tujuh stasiun. Jalur bawah tanah dimulai dari Bundaran HI hingga Patung Pemuda dan jalur melayang mulai dari Patung Pemuda hingga Lebak Bulus.


Proyek MRT di HI (MI.Ramdani)

Pembuatan jalur bawah tanah dikerjakan mesin bor yang disebut Tunnel Boring Machine (TBM). TBM pertama ini diberi nama Anteraja. Bor Antareja berdiameter 6,7 meter dengan panjang 43 meter dengan bobot sekitar 323 kilogram. Ada empat mesin bor yang dioperasikan, dua di antaranya telah beroperasi

TBM ini akan mampu melakukan pengeboran terowongan jalur bawah tanah MRT dengan kecepatan sekitar 8 meter per hari. Dengan mesin TBM ini, masa pengerjaan konstruksi jalur terowongan bawah tanah MRT diperkirakan selesai Desember 2016.

"Kita harapkan nantinya pengeboran ini akan selesai pada 2016 akhir seluruhnya, terowongannya sudah jadi," tegas Jokowi.


(TII)