Polri Ancang-ancang Hadapi Serangan Balik Teroris

Damar Iradat    •    Rabu, 23 Dec 2015 14:29 WIB
terorisme
Polri Ancang-ancang Hadapi Serangan Balik Teroris
Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti (kiri) menginspeksi pasukan dalam apel Operasi Lilin 2015 di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (23/12/2015).ANT/Sigit Kurniawan

Metrotvnews.com, Jakarta: Polri mencium ada skenario serangan balik dari kelompok teroris. Pemantiknya, ya penangkapan sembilan terduga teroris akhir pekan kemarin.

Polri sudah berancang-ancang. Kapolri Jenderal Badrodin Haiti, usai memimpin apel Operasi Lilin di Polda Metro Jaya, Rabu (23/12/2015), berkata, "Semua kemungkinan sudah diantisipasi."

Kapolri memastikan, sembilan terduga teroris yang ditangkap terlacak hendak beraksi di sejumlah tempat di Jawa Tengah, pada akhir Desember 2015. Mereka menggunakan kata sandi `pengantin` dan `konser`.

Polri belum mengungkap apakah kesembilan penjahat super itu bertemali dalam satu jaringan. Yang pasti, mereka jejaring dari kelompok besar teroris yang membelah menjadi sembilan sel.

Jenderal Badrodin mengatakan, enam di antara sembilan kelompok besar itu masing-masing Mujahidin Indonesia Timur, Mujahidin Indonesia Barat, Laskar Jundullah, Jamaah Ansharut Tauhid, Jamaah Daulah Islamiyah, dan Negara Islamiyah Nusantara.

Polri, lewat operasi Camar Maleo, terus memonitor pergerakan kelompok sangat berbahaya itu. "Jika ada gerakan mencurigakan, kita bisa bergerak lebih cepat," kata Badrodin.


(ICH)

Nasib Praperadilan Novanto

Nasib Praperadilan Novanto

1 hour Ago

Secara materil gugatan praperadilan Novanto gugur sebagaimana disebutkan dalam Pasal 82 Ayat 1 …

BERITA LAINNYA