Komite Ad Hoc Kembali Gelar Rapat Tanpa Perwakilan Pemerintah

Rendy Renuki H    •    Rabu, 23 Dec 2015 15:30 WIB
liga indonesia
Komite Ad Hoc Kembali Gelar Rapat Tanpa Perwakilan Pemerintah
Agum Gumelar (kanan) saat menyambut kedatangan delegasi FIFA dan AFC di Jakarta, Senin 2 November lalu (Foto: ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

Metrotnews.com, Jakarta: Komite Ad Hoc kembali menggelar rapat di kediaman Agum Gumelar selaku ketua komite, Selasa 22 Desember malam kemarin. Namun, rapat tersebut kembali tanpa dihadiri perwakilan pemerintah dan Asosiasi Pemain Sepakbola Profesional Indonesia (APPI).

"Sangat disayangkan perwakilan pemerintah dan APPI tidak hadir. Perlu kami jelaskan sekali lagi bahwa tim Ad Hoc bertujuan untuk mereformasi tata kelola sepak bola di Indonesia," tutur Agum Gumelar dilansir Antara, Rabu 23 Desember.

Rapat tersebut dihadiri Wakil Ketua Komite Ad Hoc IGK Manila, wakil PSSI Tommy Welly, wakil KONI M. Nigara, Joko Driyono dari PT Liga Indonesia, dan wakil KOI Raja Pane.

"Kami ingin membuat komite ini solid, tidak bisa dijadikan alat oleh satu kekuatan. Dengan tekad seperti itu saya sangat berharap pemerintah bisa ikut dalam komite ini," lanjut Agum.

Ia mengatakan, rapat kedua tersebut merupakan tindak lanjut dari rapat pertama yang digelar di kantor PSSI, Senayan, Jumat 11 Desember lalu. Rapat perdana Komite Ad Hoc itu pun turut dihadiri anggota komite eksekutif AFC Mariano V Araneta.

"Tim akan tetap bekerja dan berjalan karena sudah ada terms of reference (TOR) dan sambil menunggu wakil dari pemerintah," ucap Mariano.

Selain itu, rapat kedua tersebut mengemukakan wacana bahwa komite ad hoc akan berupaya menemui Presiden Joko Widodo guna menjelaskan secara detail tentang Komite Ad Hoc.

"Semoga saya dapat bertemu Presiden, supaya ada saling pengertian. Karena bila sampai bulan Februari 2016 perwakilan pemerintah belum bergabung akibatnya bisa lebih buruk karena hukuman FIFA dipastikan lebih panjang," tutup Agum. (Ant)


(REN)