Kapolri Tekankan 8 Poin Penting Pengamanan Selama Operasi Lilin

Damar Iradat    •    Rabu, 23 Dec 2015 15:48 WIB
natal dan tahun baru
Kapolri Tekankan 8 Poin Penting Pengamanan Selama Operasi Lilin
Kapolri Jenderal Badrodin Haiti--Metrotvnews.com/Damar Iradat

Metrotvnews.com, Jakarta: Aparat keamanan harus ekstra waspada menjelang perayaan Natal 2015 dan pergantian malam tahun baru 2016. Beberapa ancaman ditengarai sudah menghantui dua peristiwa besar akhir tahun itu.

Ada delapan poin penting yang disampaikan Kapolri Jenderal Badrodin Haiti kepada seluruh personel Polri dalam pengamanan selama Operasi Lilin.

"Pertama, mengoptimalkan peran fungsi intelijen dan Babinkamtibmas. Ini untuk mengetahui dinamika dan fenomena yang berkembang di masyarakat, sehinggga dapat diantisipasi apapun yang dapat mengganggu gangguan kamtibmas," kata Badrodin saat apel gelar pasukan Operasi Lilin di Polda Metro Jaya, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Rabu (23/12/2015).

Kedua, mantan Kapolda Sumatera Utara itu berpesan agar menempatkan personel dengan memperhatikan ancaman pada pos pengaman dan layanan serta di titik-titik rawan kriminalitas, kemacetan dan kecelakaan lalu lintas. Ini agar polisi dapat bertindak cepat dan tepat mengantisipasi gangguan kamtibmas.

Badrodin juga meminta seluruh anggota Polri meningkatkan kepekaan dan kewaspadan serta kesiapsiagaan dalam mengantisipasi aksi teror yang manfaatkan momentum Natal dan tahun baru. Terutama di beberapa titik rawan potensi yang menjadi target teror.

Jenderal bintang empat itu juga meminta anggotanya meningkatkan kegiatan patroli untuk mencegah aksi balap liar, tawuran antar warga, sweeping tempat hiburan oleh kelompok masyarakat, pesta miras, dan berbagai ganggguan kamtibmas lain.

"Kelima, laksanakan terobosan kreatif yang disesuaikan situasi dan kondisi di lapangan untuk meminimalisir gangguan kamtibnas," ujarnya.

Badrodin ingin ada pemberlakuan car free night, contra flow, pengalihan arus, kanalisasi pejalan kaki dan pengendara selama malam pergantian tahun. Tidak lupa penyiapan kantong parkir maupun berbagai jenis rekayasa lainnya.

Polisi, lanjut Badrodin, juga diharuskan melakukan monitoring dan pendataan semua kejadian dengan cermat, akurat, terintegrasi. Hal tersebut agar bisa menjadi bahan evaluasi ke depannya.

Menjalin kerjasama harmonis dengan instansi terkait dan segenap potensi masyarakat pun disinggung. Pada poin ini semua pihak diharapkan dapat bersatu padu dalam mewujudkan situasi kemanan yang lebih kondusif.

Terakhir, para kepala satuan wilayah setingkat Kapolda, Kapolres, dan Kapolsek diminta turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengawasan keseluruh anggota. "Kasih petunjuk jelas dalam menangani permasalahan, serta berikan koreksi agar dapat mencegah kebijakan yang kontra," kata Badrodin.


(YDH)