Anggota Komisi V Minta Rute Penerbangan Lion Air Dikurangi

Al Abrar    •    Rabu, 23 Dec 2015 19:43 WIB
narkoba
Anggota Komisi V Minta Rute Penerbangan Lion Air Dikurangi
Gedung DPR RI,--Foto: MI/Susanto

Metrotvnews.com, Jakarta: Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan diminta segera menjatuhkan sanksi berat kepada maskapai penerbangan Lion Air. Pasalnya kru maskapai bergambar singa itu menggunakan narkoba. Sanksi yang tepat berupa pengurangan rute terbang.

"Agar manajemen maskapai Lion Air mau berubah secara profesional dan keselamatan penumpang terjamin sesuai UU Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan," kata anggota Komisi V Nizar Zahro saat dihubungi di Jakarta, Rabu (23/12/2015).

Terkait kru Lion Air pilot SH, 34, pramugara MT, 23, pramugari SR, 20, dan ibu rumah tangga NM, 33 yang menggunakan narkoba, kata Nizar, pihak manajemen Lion Air wajib memecatnya. "Ini sudah sangat tidak bisa ditoleransi lagi," tegas dia.

Dia juga meminta Lion Air melakukan tes urin kepada setiap kru sebelum penerbangan. Hal itu dilakukan agar keselamatan penumpang bisa lebih terjamin.

"Lion ini armadanya banyak. Tapi pelayanan dan kualitas pilot dan pramugarinya terkena masalah. Baik itu akibat narkoba atau masalah lain seperti desahan yang dulu dan yang lainnya. Yang penting, bagaimana memberikan pelayanan yang baik kepada konsumen," kata dia.

Sementara Wakil Ketua Komisi V Yudi Widiana Adia menyarankan para kru Lion Air yang terlibat kasus narkoba dicabut izin terbangnya. Pengawasan terhadap rekrutment pilot dan awak kabin juga harus dilakukan.

"Komisi V meminta Lion air meningkatkan pengawasan terhadap seluruh krunya. Juga menindak tegas jika ada kru yang melakukan pelanggaran," kata Yudhi.


(MBM)

KPK yang Berani Jujur Hebat

KPK yang Berani Jujur Hebat

1 hour Ago

KERJA ekstra keras yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi untuk menjerat Setya Novanto dal…

BERITA LAINNYA