Mahasiswa Rantau Bisa Nyoblos di Daerah Domisili

Meilikhah - 08 Maret 2014 11:43 wib
Metrotvnews.com, Bogor: Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) bidang Kebijakan Nasional Ardy Priatna mengatakan, untuk mengantisipasi golput dalam Pemilu 2014 di kalangan mahasiswa, BEM IPB bersama beberapa universitas lain mengusulkan dibuat tempat pemungutan suara di lingkungan kampus.

Namun gagasan tersebut rupanya ditanggapi lain oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah Bogor untuk tidak membuat TPS baru di lingkungan kampus.

Menurut Ardi, KPUD Bogor sudah mempersiapkan TPS untuk mengantisipasi golput mahasiswa rantau yang tengah menuntut ilmu di luar daerah.

"Kemarin kita sudah audiensi ke KPUD, dan perkembangan teakhir KPUD sudah keluarkan surat edaran mengenai mahasiswa rantau, nanti bisa nyoblos di daerah domisili," ujarnya di gedung Grha Widya Wisuda IPB Bogor, Sabtu (8/3).

Ardy mengungkapkan, kemungkinan untuk membuat TPS baru di lingkungan kampus sangat kecil mengingat KPU pusat sudah memiliki data tetap jumlah TPS di seluruh Indonesia.

Menurut Ardy KPUD telah menawarkan solusi lain di samping membuat TPS baru di kampus-kampus.

"Perkembangan terakhir kemungkinan mahasiswa rantau bisa nyoblos di TPS terdekat dari kampus karena kan KPU (pusat) sudah ada data jumlahnya jadi disarankan seperti itu" katanya.

Ia menambahkan, mahasiswa rantau yang hendak melaksanakan pemungutan suara diharuskan menyerahkan Kartu tanda mahasiswa (KTM) dan kartu tanda penduduk (KTP) untuk kemudian diserahkan ke KPU pusat untu menerbitkan kartu pemilih bagi mahasiswa rantau.
 
TOPIK TERKAIT
  • Sys NS: Jika Tanpa Politik Uang, Saya Siap Lawan SBY

    Sys NS: Jika Tanpa Politik Uang, Saya Siap Lawan SBY

    Salah satu pendiri Partai Demokrat Sys NS mengaku siap melawan Susilo Bambang Yudhoyono 9SBY) untuk menjadi Ketua Umum Partai Demokrat. Namun jika ada…

  • Di Bawah Ancaman Tanah Longsor

    Di Bawah Ancaman Tanah Longsor

    Tanah longsor merupakan bencana paling mematikan di Indonesia. Sepanjang 2014, 2/3 korban tewas akibat bencana berasal dari tanah longsor. Mengapa korban…

  • Mata Najwa: Revolusi Bersih (7)

    Mata Najwa: Revolusi Bersih (7)

    Jika pemerintah yang bersih menjadi kemutlakan, revolusi apalagi yang harus dilakukan? Mata Najwa kali ini membahas topik "Revolusi Bersih"…

  • Sebungkus Amunisi di Masa Revolusi (3)

    Sebungkus Amunisi di Masa Revolusi (3)

    Penelusuran Melawan Lupa kali ini membahas tema "Sebungkus Amunisi di Masa Revolusi". 19 Desember 1948 Pasukan Belanda menyerbu secara besar-besaran…

  • Face to Face: Profesor Joseph Stiglitz (5)

    Face to Face: Profesor Joseph Stiglitz (5)

    Face to Face: Desi Anwar kali ini bertemu dengan Ekonom Pemenang Nobel dari Columbia University, Profesor Joseph Stiglitz. Perekonomian…

  • 1 Jemaah  Haji yang Hilang Ditemukan Wafat

    1 Jemaah Haji yang Hilang Ditemukan Wafat

    Metro Hari Ini: Satu dari dua jemaah haji yang sebelumnya dinyatakan hilang ditemukan telah meninggal oleh petugas haji Indonesia…

  • Asen Games 2014, Cabang Bulutangkis Raih 2 Emas

    Asen Games 2014, Cabang Bulutangkis Raih 2 Emas

    Jurnelis: Jurnelis kali ini menghadirkan Juru Panelis  Wartawan Senior Kompas Budiarto Shambazy, Pimred Majalah Gatra Heddy Lugito,…