Semburan Abu Vulkanik Merapi Tak Ganggu Aktifitas Bandara

- 10 Maret 2014 11:06 wib
Arah sebaran abu Merapi pagi ini. (foto: BPPTKG).
Arah sebaran abu Merapi pagi ini. (foto: BPPTKG).

Metrotvnews.com, Magelang. Abu vulkanik kembali menyembur dari puncak Gunung Merapi pagi ini. Angin menghembuskannya ke arah timur laut sehingga tidak mempengaruhi aktifitas dua bandara di sekitarnya.

Berdasar data Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), semburan abu vulkanik terjadi pada sekitar pukul 07.10 WIB, Senin (10/3/2014). Ketinggian abu mencapai ketinggian 1,5 kilometer dari kawah.

Pada saat kejadian angin berhembus ke arah timur laut. Sehingga daerah yang terkena sebaran hujan abu adalah Boyolali dan Klaten.

Surakarta dan Yogyakarta yang masing-masing berada di tenggara dan barat Merapi, masih aman dari hujan abu. Sehingga aktifitas Bandara Adisumarmo dan Adisutjipto di dua kota tersebut juga tidak terganggu.

Semburan abu hanya terjadi satu kali, tidak tercatat adanya semburan susulan atau aktivitas vulkanik. Para pendaki diminta tidak mendekati puncak Merapi untuk sementara waktu.

Warga masyarakat juga diminta tidak beraktifitas dalam radius 1 kilometer dari puncak. Meski demikian tidak perlu panik dan tetap menyiapkan masker dan kacamata untuk antisipasi hujan abu.

 

()

POLITIK
HUKUM
METRO

Mata Najwa: Babak Baru Indonesia

23 Juli 2014 12:25 wib

Mata Najwa: Pemilihan Presiden 2014. Sebuah proses yang panjang dan melelahkan. Tapi juga menumbuhkan harapan akan masa depan Indonesia yang lebih baik, lebih demokratis dan lebih partisipatif. Setelah bulan demi bulan bangsa ini seakan terpecah dalam dua kutub yang berbeda, maka penetapan hasil akhir oleh KPU semestinya menjadi titik untuk melanjutkan langkah. Namun, ternyata langkah itu tersendat kepada sikap Prabowo Subianto yang menyatakan menolak pelaksanaan pilpres. Prabowo menyebut ada sejumlah kecurangan yang terjadi secara sistematis dan terstruktur dalam Pilpres kali ini. Meski meminta agar para pendukungnya tetap tenang, Prabowo menegaskan tidak akan membiarkan hak demokrasi mereka diambil. Ketika tiba waktunya, Indonesia akan membuka babak baru pemerintahan, ada pihak yang tak bisa berlapang dada. Sementara negeri ini butuh teladan untuk dapat terus melangkah, menatap ke depan, maju mencapai Indonesia Raya. Begitu sulitkah untuk legowo? Sedang masyarakat sudah semakin dewasa menyikapi perbedaan. Mengapa justru elit politiknya menyulut ketegangan? Mata Najwa malam ini mengundang sejumlah pihak untuk bicara BABAK BARU INDONESIA. Bersama Timses Prabowo-Hatta, Bima Arya, Tim Ahli Pemenangan Jokowi-JK, Sukardi Rinakit, Pakar Hukum Tata Negara, Zaenal Arifin Mochtar, dan Pengamat Politik Hanta Yudha. Saksikan Rabu, 23 Juli 2014 LIVE pukul 20:05WIB hanya di Metro TV.