Tanggapi Puisi Fadli Zon, Jokowi: Puisi Cicak Juga Boleh

Desi Angraini - 27 Maret 2014 21:08 wib
Calon presiden dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Joko Widodo -- Surya Perkasa
Calon presiden dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Joko Widodo -- Surya Perkasa
Metrotvnews.com, Jakarta: Calon Presiden Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Joko Widodo, menanggapi santai sindiran Wakil Ketua Umum Gerindra, Fadli Zon melalui puisi berjudul 'Airmata Buaya'. Bahkan pria yang kerap disapa Jokowi ini legowo bila dibuatkan puisi jenis lainnya.

"Terserah mau buat puisi buaya, puisi kadal, puisi cicak, enggak apa-apa, enggak ada masalah buat saya," ujar Jokowi di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (27/3/2014) sore.

Ketika ditanya terkait Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, yang merasa dibohongi olehnya, Jokowi pun menjawab santai. Prabowo merasa dibohongi Jokowi lantaran Gubernur DKI Jakarta itu malah mendeklarasikan diri sebagai calon presiden PDIP.

"Yang calonkan itu Ketum saya, Bu Megawati, yang bawa saya ke Jakarta juga PDIP," tegasnya.

Mantan Wali Kota Surakarta ini mengaku tidak masalah dengan kritikan-kritikan. Tidak hanya dari Prabowo atau Fadli Zon. Semua masyarakat, kata dia, berperan besar terhadap tampuk kepemimpinan yang diperolehnya.

"Semua orang sangat berperan besar, terutama partai. Dan terima kasih kepada Prabowo, Pak Jusuf Kalla, Pak Ahok dan semuanya," kata Jokowi.

Seperti diketahui, Prabowo Subianto kerap melempar sindiran terhadap Jokowi saat kampanye Partai Gerindra. Kali ini, Wakil Ketua Umum Gerindra pun turut melempar sindiran melalui puisi berjudul "Air Mata Buaya". Berikut puisi Fadli Zon:

"Kau bicara kejujuran sambil berdusta
Kau bicara kesederhanaan sambil shopping di Singapura
Kau bicara nasionalisme sambil jual aset negara
Kau bicara kedamaian sambil memupuk dendam
Kau bicara anti korupsi sambil menjarah setiap celah
Kau bicara persatuan sambil memecah belah
Kau bicara demokrasi ternyata untuk kepentingan pribadi
Kau bicara kemiskinan di tengah harta bergelimpangan
Kau bicara nasib rakyat sambil pura-pura menderita
Kau bicara pengkhianatan sambil berbuat yang sama
Kau bicara seolah dari hati sambil menitikkan air mata
Air mata buaya"

BOB
KUMPULAN BERITA TERKAIT JOKOWI CAPRES MORE
  • Efek Mematikan Narkoba CC4

    Efek Mematikan Narkoba CC4

    Terbongkarnya jaringan Freddy Budiman ternyata turut membongkar beredarnya narkoba jenis baru CC4. Barang haram ini disebut memiliki efek lebih berbahaya…

  • PSSI Dibekukan, Kemenpora: Menyakitkan Tapi untuk Perbaikan

    PSSI Dibekukan, Kemenpora: Menyakitkan Tapi untuk Perbaikan

    Pembekuan PSSI oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Menpora) menimbulkan pro dan kontra. Menurut Gatot Dewa Broto ini salah satu langkah menuju perbaikan…

  • Curcol Hasto Soal Kursi Pimpinan DPR

    Curcol Hasto Soal Kursi Pimpinan DPR

    Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto berkomentar mengenai penyebab turunnya kinerja DPR. Menurutnya, kinerja DPR turun karena kami sebagai partai pemenang tidak…

  • Silat Bukan Sekedar Bela Diri (2)

    Silat Bukan Sekedar Bela Diri (2)

    Seni bela diri Pencak Silat tersebar di Kepulauan Indonesia diperkirakan sejak abad ke-9 masehi. Pada jaman penjajahan Belanda, Silat dipelajari secara…

  • Face to Face with Khun Chai (4)

    Face to Face with Khun Chai (4)

    Face to Face with Desi Anwar kali ini bertemu dengan Head of Education Development Project Anthony Herring dan Walikota Bandung Ridwan Kamil. Desi Anwar…

  • Indonesia Tegaskan Tetap Eksekusi Duo Bali Nine

    Indonesia Tegaskan Tetap Eksekusi Duo Bali Nine

    Pemerintah Australia kembali melakukan permintaan resmi dengan menawarkan pertukaran narapidana melalui surat, Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi…

  • Asen Games 2014, Cabang Bulutangkis Raih 2 Emas

    Asen Games 2014, Cabang Bulutangkis Raih 2 Emas

    Jurnelis: Jurnelis kali ini menghadirkan Juru Panelis  Wartawan Senior Kompas Budiarto Shambazy, Pimred Majalah Gatra Heddy Lugito,…