Golput: Golongan Penerima Uang Tunai

Rizky Ferdyansyah - 03 April 2014 20:18 wib
Forum Ukhuwah Islamiyah di Kantor MUI, Kamis (3/4/2014) - MI/Atet Dwi Pramadia
Forum Ukhuwah Islamiyah di Kantor MUI, Kamis (3/4/2014) - MI/Atet Dwi Pramadia
Metrotvnews.com, Jakarta: Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan oranisasi masyarakat (ormas) Islam lainnya mengadakan Forum Ukhuwah Islamiyah menjelang Pemilihan Legislatif (Pileg) 9 April nanti. Dalam acara itu juga dibahas terkait golongan putih (golput), pemegang hak pilih yang tak menyalurkan suaranya.

Ketua Umum MUI Pusat Din Syamsuddin mengatakan hingga kini tak ada fatwa soal golput. Din malah berkelakar bahwa kepanjangan golput adalah golongan penerima uang tunai.

"Golput, golongan penerima uang tunai. Kalau itu bersifat rasuah, jadi itu bersifat haram," kata Din dalam acara di Ruang Rapat MUI, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (3/4/2014).

Ia pun menambahkan, pemegang hak pilih punya hak untuk tak memilih. Namun, sangat disayangkan karena golput akan merugikan. MUI khawatir ada orang-orang yang kontraproduktif yang akan merugikan umat Islam ke depannya.
JCO
TOPIK TERKAIT