Diduga, Korupsi e-KTP Rugikan Negara hingga Rp1,12 Triliun

Meilikhah    •    Rabu, 23 Apr 2014 15:00 WIB
Diduga, Korupsi e-KTP Rugikan Negara hingga Rp1,12 Triliun
e-KTP - Ant - Iggoy El Fitra

Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga tindak pidana korupsi pada proyek pengadaan KTP elektronik atau e-KTP tahun anggaran 2011-2012 merugikan negara sedikitnya Rp1,12 triliun. Menurut Juru Bicara KPK, Johan Budi SP, dugaan itu muncul dari tindakan penggelembungan dana proyek E-KTP.

"Ya sementara perhitungan, saya baru dikonfirmasi. Ini masih kasar ya,di atas satu triliyun. Dugaan kerugian di atas satu triliyun," katanya di Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (23/4/2014).

Johan menjelaskan anggaran itu dikucurkan dalam dua termin. Pada 2011, anggaran yang dikucurkan sekitar Rp2 triliun. Di termin kedua, yaitu pada 2012, anggarannya mencapai lebih Rp3 triliun.

"Jadi dua anggaran ini sekitar 6 triliyun. Dugaan kerugian sementara yang dihitung itu sekitar 1,12 triliyun," katanya.
(RRN)

Kasus KTP-El, Anggota DPR Markus Nari Ditahan KPK

Kasus KTP-El, Anggota DPR Markus Nari Ditahan KPK

2 weeks Ago

Jakarta: KPK menahan anggota DPR dari Fraksi Golkar Markus Nari, Senin, 1 April 2019. Markus me…

BERITA LAINNYA