​Hari Susu Nusantara untuk Anak Cerdas

   •    Minggu, 01 Jun 2014 10:00 WIB
​Hari Susu Nusantara untuk Anak Cerdas

Metrotvnews.com, Makassar: Minum Susu Setiap Hari Untuk Anak Cerdas Aktif Indonesia menjadi tema peringatan Hari Susu Sedunia, Minggu (1/6) sekaligus diselenggarakannya Hari Susu Nusantara 2014 di Pantai Losari, Makassar, Sulawesi Selatan.

Pelaksanaan Hari Susu Nusantara yang diselenggarakan Kementeria Pertanian dan dihadiri Menteri Pertanian RI, Suswono, bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan ini, mengajak masyarakat Indonesia membiasakan diri minum susu secara teratur dan olah raga, agar tercipta keluarga yang sehat dan kuat melalui pesan "Drink Move Be Strong".

Meramaikan kegiatan itu, ratusan warga Kota Makassar, mengikuti jalan sehat di sepanjang Jalan Penghibur, Jalan Pasar Ikan, Jalan Pattimura, Jalan Somba Opu dan kembali di Anjungan Pantai Losari, Jalan Penghibur Makassar.

Menteri Pertanian RI, Suswono menyebutkan, Hari Susu Nusantara 2014 jadi momentum yang sangat baik untuk menindaklanjuti rencana aksi cetak biru perusahaan persusuan Indonesia 2012-2015. 

"Peningkatan produksi susu segar dalam negeri menjadi fokus utama, karena mampu memberi hasil nyata sebagai penyeimbang kebutuhan hidup," ungkapnya.

Kegiatan yang disponsori Frisian Flag Indonesia ini, didukung penuh Kementerian Pertanian, agar bisa terus berkelanjutan, karena mengutamakan edukasi pada usia sekolah pentingnya minum susu, sekaligus mengenalkan aktivitas industri perusahan persusuan dari hulu ke hilir.

Pada 2013, kebutuhan susu di Indonesia mencapai angka 3,3 juta ton per tahun, tapi sayangnya, produksi susu masih 0,6 ton per tahun. Sehingga 87% susu di Indonesia masih impor.

Karenanya, mewakili Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, Wakil Gubernur Sulsel, Agus Arifin Nu'mang menyebutkan, masih sangat perlu meningkatkan produk susu segar dalam negeri untuk menunjang ketahanan pangan.

Hal tersebut pun didukung dalam sebuah komitmen jangka panjang, yaitu sebuah program Susinability Dairy Development (FDOV), yang telah dimulai 2013, yang punya tujuan meningkatkan kesejahteraan peternak sapi perah dalam jangka panjang, termasuk perbaikan dalam bidang ekonomi lokal, lingkungan, kesehatan dan pendidikan. (Lina Herlina)
(ADF)