​Kapolda Metro Jaya Siap Amankan Pelantikan Presiden

Golda Eksa    •    Sabtu, 06 Sep 2014 13:18 WIB
​Kapolda Metro Jaya Siap Amankan Pelantikan Presiden
Kapolda Metro Jaya Unggung Cahyono (kanan) --MI/Angga Yuniar

Metrotvnews.com, Jakarta: Kapolda Metro Jaya Irjen Unggung Cahyono menegaskan pihaknya siap mengamankan acara pelantikan presiden dan wakil presiden di Gedung MPR/DPR, Senayan, pada 20 Oktober mendatang.

Teknis di lapangan nantinya disusun oleh Biro Operasional Polda Metro Jaya yang berisi materi rencana pengamananan, rencana kontigensi, pemetaan titik rawan, dan upaya antisipasi. Ia pun berharap acara berlangsung aman dan tanpa kendala.

"Tentunya kita tidak mau underestimate memberikan rasa aman kepada masyarakat," ujar Unggung usai mengikuti farewell parade dan lepas jabatan di Lapangan Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Jumat (5/9) sore.

Unggung sebelumnya menjabat Kapolda Jawa Timur. Lulusan Akademi Kepolisian Tahun 1985 itu kemudian dipercaya mengemban amanat sebagai Kepala Polda Metro Jaya menggantikan Irjen Dwi Priyatno yang dipromosikan menjadi Inspektur Pengawasan Umum Polri.

Selain pengamanan pelantikan presiden, lanjut Unggung, dirinya juga berjanji menumpas tiga kasus kriminalitas besar yang selama ini terjadi di Ibu Kota. Tiga kasus tersebut antara lain narkoba, perjudian, dan kejahatan jalanan.

"Hal-hal yang perlu kita antisipasi adalah masalah narkoba, judi, dan kejahatan jalanan. Hal ini merupakan laporan dari (seluruh) kesatuan di Polda Metro Jaya," katanya.

Bahkan, lanjut dia, persoalan lain yang masuk dalam prioritas kerja yaitu berupaya mengatasi kemacetan. Macet yang terjadi di Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi, sudah berada dalam level kronis.

Menurut Unggung, macet merupakan dilema bersama dan tidak bisa melimpahkan persoalan maupun cara penyelesaian kepada polisi saja. Sejumlah instasi terkait akan dilibatkan untuk membahas dan memberikan solusi terbaik.

"Kita akan lakukan koordinasi dengan jajaran lain untuk atasi kemacetan. Jadi ini yang perlu atensi agar bisa mengatasi masalah. Saya juga akan melakukan pendekatan persuasif dan simpatik dengan masyarakat."

Yang tidak kalah penting, imbuh dia, adalah meningkatkan pelayanan masyarakat serta menjamin keselamatan personel di lapangan. Unggung tidak ingin anak buahnya menjadi korban kejahatan maupun korban dari aksi terorisme.

"Intinya memberikan rasa aman kepada masyarakat dan anggota. Caranya dengan membuat pos-pos pantau dan koordinasi seperti yang disampaikan Kapolri (Jenderal Sutarman) untuk menyebar anggota di lapangan," tutup Unggung. (Golda Eksa)
(ADF)