Gubernur NTT Periode 1988-1993 Tutup Usia

   •    Sabtu, 06 Sep 2014 14:50 WIB
Gubernur NTT Periode 1988-1993 Tutup Usia
Hendrikus Fernandez, Gubernur NTT periode 1988-1993 - istimewa

Metrotvnews.com, Kupang: Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) periode 1988-1993, Hendrikus Fernandez, wafat pada pukul 11.15 WIB, Sabtu (6/9/2014). Hendrikus menutup usia di RS Kupang setelah menjalani perawatan akibat faktor ketuaan dan serangan stroke yang dideritanya dalam empat tahun terakhir.

Dokter Endi meninggal di usia 84 tahun. Almarhum meninggalkan seorang istri, tiga anak, dan tujuh cucu.

Semasa menjabat sebagai gubernur, Dokter Endi, demikian ia biasa disapa, dikenal sebagai sosok yang suka menolong dan rendah hati. Bahkan sesaat sebelum ia meninggal, ia menitip pesan pada anak cucunya agar tetap hidup sederhana dan banyak berdoa.

Selama lima tahun memimpin NTT, Fernandez menelorkan Gerakan Meningkatkan Pendapatan Asli Rakyat (Gempar) sebagai salah satu program pembangunan di daerahnya. Salah satu programnya yaitu menanam sejuta anakan jambu mete.

Para petani NTT kemudian menikmati hasil dari menanam jambu mete tersebut lewat program Gempar yang ditabuhkan Hendrikus Fernandez. Fernandez merasa kurang puas jika membiarkan para petani mengolah lahannya sendiri tanpa adanya pendampingan sebagai salah satu langkah untuk meningkatkan hasil produksi petani. Ia kemudian mengirim para sarjana ke desa-desa untuk membantu para petani dalam mengembangkan lahan pertaniannya lewat program Gerakan Membangun Desa (Gerbades).

Selamat jalan Pak Fernandez, jasa dan pengabdianmu tetap akan dikenang oleh anak bangsa di Nusa Tenggara Timur.(Ant)
(RRN)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

4 days Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA