DPR

KPK Sangat Prihatin Setya Novanto Ketua DPR

Mufti Sholih    •    Kamis, 02 Oct 2014 19:45 WIB
dpr
KPK Sangat Prihatin Setya Novanto Ketua DPR
Ketua KPK Abraham Samad. MI/Atet Dwi Pramadia

Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sangat prihatin Setya Novanto jadi Ketua DPR. Naiknya Bendahara Umum Partai Golkar itu berpotensi merusak citra Parlemen.

"KPK sangat Prihatin dan menyesalkan terpilihnya Setya sebagai Ketua DPR. Yang bersangkutan punya potensi maslah hukum dan bisa merusak citra DPR," kata Ketua KPK Abraham Samad lewat pesan singkat kepada Metrotvnews.com, Kamis (2/10/2014) petang.

Rekam jejak Setya di ranah hukum memang bisa dibilang buram. Setya banyak dikaitkan dengan `proyek-proyek` nakal. Sebab itu dia acap diperiksa di Kavling C-1, markas KPK.

KPK setidaknya membidik politikus kelahiran Bandung, 12 November 1954, itu dalam tiga kasus. Pertama, kasus PON Riau.

Pada kasus ini Setya bolak-balik diperiksa sebagai saksi atas tersangka (sekarang terdakwa-Red.) Lukman Abbas dan Rusli Zainal. Bahkan Setya disebut kecipratan duit dalam vonis Majelis Hakim Pengadilan Tipikor yang mengadili Rusli.

Kedua, KPK membidik Setya dalam kasus suap sengketa pilkada di Mahkamah Konstitusi. Alumni Universitas Trisakti itu pernah dipanggil sebagai saksi untuk Akil Mochtar. Akil bahkan menyebut Setya adalah `donor` dari kasus yang membelitnya.

Ketiga, tangan Setya diduga tercemar kasus korupsi kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP). Muhammad Nazaruddin menyebut Setya dan Anas Urbaningrum adalah otak di balik kasus ini.

Tak hanya di KPK, Setya rupanya juga terkenal di kasus cessie Bank Bali yang ditangani Kejaksaan Agung. Namun, Setya bisa lolos dari jerat Kejaksaan Agung.


(ICH)