Indonesia Juara Umum Olimpiade Matematika dan Sains di India

Pahrul Roji    •    Kamis, 23 Oct 2014 16:33 WIB
pendidikan
Indonesia Juara Umum Olimpiade Matematika dan Sains di India
Tim Indonesia yang menjadi juara umum the Wizards at Mathematics International Competition 2014 berfoto bersama di Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (23/10/2014). Metro TV/Pahrul Roji

Metrotvnews.com, Tangerang: Indonesia menjadi juara umum olimpiade matematika dan sains, the Wizards at Mathematics International Competition (WIZMIC) 2014, di Lucknow, India. Indonesia meraih delapan medali emas, lima medali perak, dan tiga medali perunggu dalam kejuaraan yang digelar 18-21 Oktober 2014.

Tim pelajar disambut suka cita oleh orang tua di Terminal Kedatangan 2D, Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (23/10/2014). Setibanya di bandara, mereka disambut pelukan hangat, kalungan bunga, dan seloyang tumpeng. Mereka sempat berfoto bersama di hadapan wartawan.

"Secara individual kita dapat 8 emas, 5 perak, dan tiga perunggu. Tim kita mendapat ranking pertama atau juara umum dalam lomba kali ini," ujar Presiden Direktur Klinik Pendidikan MIPA (KPM), Ridwan Hasan, yang mendampingi 16 pelajar Indonesia saat tiba di Bandara. Secara tim, lanjut dia, Indonesia meraih penghargaan satu medali emas, dua medali perak dan satu medali perunggu.

Dia menerangkan, jumlah peserta yang mengikuti Wizmic 2014 sebanyak 172 siswa dalam 43 tim dari berbagai negara seperti Indonesia, Thailand, Filipina, Afrika Selatan, dan India. Dia mengaku, lawan berat anak didiknya adalah tim Thailand. Pasalnya, tim Negeri Gajah Putih menurunkan pelajar yang biasa mengikuti olimpiade di berbagai negara.

"Sementara kita dari lembaga yang kita bina selama ini," kata Ridwan.

Sebelum berangkat, anak-anak dikarantina selama satu minggu di KPM. Mereka belajar dari pagi sampai malam. Sebagian besar murid merupakan anggota KPM yang rutin belajar tiap Sabtu di Bogor.

Hal itu pun diakui Pikatan Arya Bramajati, peserta yang menggondol medali emas dalam ajang tersebut. "Sebelum berangkat ke sana (India), ada karantina dulu, pembinaan," kata dia singkat.

Tim Indonesia tidak mendapat sepeser pun uang dari pemerintah untuk mengikuti olimpiade ini. Karena itu, mereka berharap pemerintah mendukung untuk meningkatkan prestasi bagi para siswa di masa depan.

1. Peraih medali emas: Alfian Edgar Tjandra (SMP Springfield Depok), Fauzan Rafif Widyanto (SMPN 211 Jakarta), Dick Jessen William (SMP Santa Maria Pekanbaru), Ignatius Kent Hastu Parahita (SMPN 26 Surabaya), Irfan Urane Aziz (SMPN 2 Depok), Muhammad Surya Siddiq (SMPIP Daarul Jannah Kabupaten Bogor), Pikatan Arya Bramajati (SDN 2 Sokanegara Purwokerto), dan Rio Alexander Audino (SMPN 1 Singaraja).
 
2. Peraih medali perak: Azzahid A Fairuzhaq Poeloengan (SMPN 1 Kota Bogor), Mohammad Faraz Abisha Mirza (SMPI Al Azhar 8 Kemang Pratama Bekasi), Muhammad Hanif Afisena Nasution (SMPI Al Azhar 8 Kemang Pratama Bekasi), Novianita Isnaynizahra (SMPIT Ummul Quro Bogor), dan Vania Rizky Juliana Wachid (SMPN 1 Surabaya).
 
3. Peraih medali perunggu: Adinda Putri Salsabila (SMPN 1 Surabaya), Armand Khalif Susetyo (SMP Labschool Kebayoran Jakarta), Hanan Fahmi (SMPI Al Azhar 12 Jakarta).


(JCO)