Tepat Tengah Malam, Puluhan Aparat Bersiaga di Dermaga Wijayapura

Lukman Diah Sari    •    Minggu, 18 Jan 2015 00:25 WIB
eksekusi mati
Tepat Tengah Malam, Puluhan Aparat Bersiaga di Dermaga Wijayapura
Penjagaan di sekitar Dermaga Wijayapura/MTVN/Lukman DS

Metrotvnews.com, Cilacap: Puluhan aparat kepolisian bersenjata laras panjang bersiaga di Dermaga Wijayapura, Cilacap, Jawa Tengah, tepat pukul 00.00, Ahad (18/1/2015). Selain itu, dua mobil patwal kepolisian juga tampak bersiaga di depan dermaga sejak pukul 23.48 WIB. Jika sesuai jadwal, eksekusi mati lima terpidana mati dilakukan pukul 00.00 WIB, hari ini.

Kondisi di depan gerbang dermaga pun ramai. Selain kehadiran pewarta, warga sekitar yang penasaran pun turut memenuhi dermaga.

Berikut data lima terpidana mati yang segera dieksekusi pada esok hari.

1. Namaona Denis (48) Malawi diputus PN 2001, putusan MA 2002, PK 2009, grasi ditolak 30 Desember 2014

2. Marco Archer Cardoso Moreira (53) diputus PN 2004. Marco merupakan warga negara Brasil. Pekerjaan pilot.

3. Daniel Enemuo alias Diarrassouba Mamadou (38) WN Nigeria, diputus PN 2004, PT 2004, kasasi 2005. PK 2009. Grasi ditolak 30 Desember 2014.

4. Ang Kiem Soei alias Kim Ho alias  Ance Tahir (62), kewarganegaraan tidak jelas, lahir di Fakfak, Papua. diputus PN 2003. PT 2003. MA 2003. PK 2006. Grasi ditolak 30 Desember 2014.

5. Rani Andriani alias Melisa Aprilia, (38), WNI, kelahiran Cianjur, Jawa Barat. Putusan PN 2000, MA 2001, PK 2002, grasi 30 Des 2014.

Sementara terpidana atas nama Tran Thi Bich Hanh (37) warga Vietnam, perkaranya diputus PN 2011, PT 2012, dia tidak mengajukan kasasi, tapi grasi ditolak 30 Des 2014?. Tran akan dieksekusi di Boyolali, Jawa Timur.
 


(OJE)