Plt Kapolri Diminta Ungkap Tindak Pidana saat Pilpres 2014

K. Yudha Wirakusuma    •    Minggu, 18 Jan 2015 12:41 WIB
pilpres 2014
Plt Kapolri Diminta Ungkap Tindak Pidana saat Pilpres 2014
PLT kapolri, Komjen Pol Badrodin Haiti--Antara/Puspa Perwitasari

Metrotvnews.com, Jakarta: Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia (PBHI ) Jakarta berharap Pelaksana tugas (Plt) Kapolri, Komjen Badrodrin Haiti dapat selesaikan pekerjaan rumah (pr) Polri yang menumpuk. Salah satunya yaitu kasus tindak pidana yang terjadi pada saat Pilpres 2014 lalu.

"Dengan dikeluarkannya Keputusan Presiden (Keppres) yang memberhentikan Kapolri Jendral Sutarman dan Keppres yang menunjuk Komisaris Jendral Badrodin Haiti sebagai pelaksana tugas Kapolri, peluang untuk memproses secara hukum lembaga survei penipu publik yang telah kami laporkan sebelumnya ke Polda Metro Jaya menjadi terbuka lebar," kata Ketua PBHI Jakarta Poltak Agustinus Sinaga, dalam pesan elektroniknya, Minggu (18/1/2015).

Kami berharap, lanjutnya, Ini menjadi babak baru untuk mengungkap tindak pidana yang terjadi pada saat Pilpres kemarin. Sebagai pelaksana tugas Kapolri, Komjen Badrodin Haiti kami harapkan dapat memerintahkan kepada Kapolda Metro Jaya untuk melanjutkan proses penyelidikan terhadap beberapa lembaga survei.

"Pada saat Pilpres lalu telah melakukan kebohongan publik dengan merilis hasil survei palsu yang memenangkan pasangan Prabowo-Hatta. Dengan ini kami ingin menyampaikan kepada publik, proses penyelidikan yang dilakukan terhadap kasus lembaga survei penipu publik ini, telah memanggil pihak-pihak terkait, diantaranya Persepi dan selanjutnya saksi ahli. Namun hingga kini kelanjutan penyelidikan kasus tersebut terhenti. Kami sendiri dari Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia (PBHI ) Jakarta telah diperiksa oleh penyidik dan alat bukti pun sudah diserahkan," bebernya.


(YDH)

KPK Ambil <i>Medical Record</i> Setya Novanto

KPK Ambil Medical Record Setya Novanto

11 hours Ago

Salah satu staf pimpinan DPR yang kerap mengurus keperluan Novanto mengaku, rombongan KPK berku…

BERITA LAINNYA