BNN Mulai Gerakan Rehabilitasi 100 Ribu Pengguna Narkoba

Hardiat Dani Satria    •    Sabtu, 31 Jan 2015 09:57 WIB
narkoba
BNN Mulai Gerakan Rehabilitasi 100 Ribu Pengguna Narkoba
Kepala BNN Komjen Anang Iskandar--Metrotvnews.com/Hardiat Dani Satria

Metrotvnews.com, Jakarta: Badan Narkotika Nasional (BNN) menggelar deklarasi gerakan rehabilitasi 100.000 penyalahguna narkoba di Lapangan Bhayangkara, Mabes Polri, Jakarta Selatan. Kegiatan ini pertama kali dilakukan oleh BNN dengan target yang jauh lebih besar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

"Ini dalam rangka untuk rehabilitasi. Sesuai perintah Presiden tahun ini akan direhabilitasi paling tidak 100.000 penyalahguna narkoba," kata Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Anang Iskandar dalam acara Deklarasi Rehabilitasi 100.000 Penyalahguna Narkoba, di Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Sabtu (31/1/2015).

Acara ini juga dihadiri oleh Menkopolhukam Tedjo Edhi Purdjianto, Menkumham Yasonna Laoly, Menkes Nila Moeloek, Mendikbud Anies Baswedan, Mensos Khofifah Indarprawansa dan ketua MPR Zulkrifli Hasan. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) antinarkoba pun turut menghadiri acara ini, seperti Granat dan Forum Komunikasi Masyarakat Antinarkoba (Fokan).

Dalam kata sambutannya, Anang menjelaskan jumlah penyalaguna narkoba di Indonesia saat ini berjumlah sekitar 4 juta orang. Sedangkan gerakan rehabilitasi 100.000 penyalahguna narkoba ini adalah jumlah minimal yang menjadi target BNN.

Menurut Anang, gerakan rehabilitasi di tahun 2015 ini adalah pertama kalinya dilakukan rehabilitasi dalam skala besar. Untuk bisa merehabilitasi sekitar 4 juta penyalahguna, harus dirintis setiap tahun direhabilitasi minimal 100.000 penyalahguna narkoba.

"Target tahun ini lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya (merehabilitasi) 2000 orang," imbuh Anang.

Tidak hanya itu, BNN juga akan menggandeng seluruh instansi pemerintah dan masyarakat yang memiliki fasilitas rehabilitasi, untuk diberdayakan. "Contoh kita akan menggandeng TNI dan Polri dimana barak-barak TNI-Polri yang tidak dipakai akan kita akan gunakan untuk rehabilitasi," ujar Anang.

Selain itu, BNN juga akan memfungsikan rumah sakit jiwa dan rumah sakit yang adada di seluruh Indonesia untuk tempat rehabilitasi.

"Kita juga akan menggerkakan masyarakat supaya muncul keinginan untuk membangun rehabilitasi untuk lingkungan masing-masing," pungkas Anang.


(SUR)