Seorang Pelajar Tewas dengan Pedang Menancap di Wajah

K. Yudha Wirakusuma    •    Selasa, 07 Apr 2015 15:11 WIB
tawuran pelajar
Seorang Pelajar Tewas dengan Pedang Menancap di Wajah
Ilustrasi--Antara/Bima

Metrotvnews.com, Jakarta: Tawuran antarpelajar kembali memakan korban. Seorang pelajar SMK PGRI 2 Kota Tangerang tewas di Taman Cikokol, dekat Samsat Kota Tangerang, Kelurahan Babakan, Kota Tangerang, Senin (6/4/2015) sore.  

“Korban dikeroyok dan dibacok dengan pedang. Mengenai bagian alis mata kanan,” kata Kapolsek Tangerang Kota, Kompol Bambang Gunawan, seperti yang disitat Blog Humas Polda Metro Jaya, Selasa (7/4/2015).

Dia mengatakan, tawuran diduga melibatkan pelajar SMK Yuppentek dan SMK PGRI 2 Kota Tangerang. Peristiwa terjadi sekira pukul 14.00 WIB. Ketika itu korban bersama teman-temannya dari SMK PGRI 2 sedang nongkrong di taman Cikokol. Lalu rombongan SMK Yuppentek datang menyerang.

Tawuran baru berhenti ketika petugas Polsek Metro Tangerang Kota tiba di lokasi. Kemudian korban bernama Ahmad Arifin, 17, ditemukan tergeletak dengan pedang menancap di wajahnya.

Korban yang mengalami luka serius dilarikan oleh petugas ke RSU Kota Tangerang. “Korban ditolong dalam keadaan samurai masih menancap di alisnya,” paparnya.

Saat ini, pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut dan memintai keterangan ke dua teman korban yang ketika itu berada di lokasi, yakni Alfian Dwi Cahyo, 17 tahun dan Wahyu Ramadhani, 16.

“Kita sudah amankan barang bukti berupa samurai. Identitas pelakunya belum diketahui. Tapi berdasarkan keterangan saksi, mereka dari SMK Yuppentek,” ucapnya.


(YDH)