Indonesia Kirim Tim SAR dan Medis ke Nepal

   •    Senin, 27 Apr 2015 06:58 WIB
gempa bumi
Indonesia Kirim Tim SAR dan Medis ke Nepal
Seorang gadis Nepal mengeluarkan barang-barang dari rumahnya yang rusak di Bhaktapur di pinggiran Kathmandu pada 26 April 2015 (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Jakarta: Indonesia akan memberikan bantuan tenaga dan logistik bagi Nepal. Presiden Joko Widodo memperkirakan bantuan Indonesia untuk bencana gempa bumi di negeri itu bisa masuk dalam waktu 3-4 hari.

"Saya tegaskan Indonesia siap membantu (Nepal), masih dalam proses pembicaraan karena bandaranya belum bisa dipakai, 3 atau 4 hari (mungkin) bisa masuk," kata Presiden usai menghadiri Jamuan Makan (Gala Dinner) KTT
ke-26 ASEAN di Kualalumpur, Minggu malam.

Presiden mengungkapkan bahwa pihaknya masih membicarakan apakah bantuan ini masuk melalui India atau langsung ke Nepal. "(Yang ini) masih dibicarakan," ungkapnya.

Tak hanya memberi bantuan, Jokowi menegaskan Indonesia juga mengirimkan tim SAR dan tim medis. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menambahkan bahwa pihaknya saat ini sedang melakukan koordinasi internal terkait pengiriman bantuan bencana gempa yang memakan ribuan korban di Nepal ini.

"Besok akan ada pembahasan detail apa yang akan kita bantu untuk Nepal seperti yang disampaikan bapak Presiden," kata Retno di tempat yang sama.

Menlu mengatakan bahwa pihaknya akan mengirimkan tim SAR, tim medis serta kebutuhan pokok yang diperlukan Nepal saat ini. "Termasuk makanan siap saji, mungkin kalau lancar, airport-nya sudah bisa digunakan dan sebagainya dalam hitungan 3-4 hari kita berangkat," katanya.

Retno juga mengungkapkan bahwa warga negara Indonesia yang berada di Nepal saat kejadian gempa sebanyak 49 orang, dimana 18 orang memang tinggal di Nepal dan sisanya (31 orang) sedang melakukan kunjungan).

"Dari 18 WNI yang menetap di sana, sembilan orang sudah bisa dihubungi dan sembilan lainnya belum bisa dikontak," ungkapnya. Sementara untuk 31 WNI yang sedang melakukan kunjungan, kata Retno, baru 10 orang yang bisa dihubungi dan sisanya belum bisa dikontak.

"Kami terus berupaya untuk mencoba menghubungi mereka, namun memang karena komunikasi yang masih sulit karena terpengaruh gempa sehingga komunikasi masih lamban," jelasnya. (antara)


(ALB)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

5 days Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA