Jualio.com, Cara Mudah Jualan Melalui Media Sosial

Insaf Albert Tarigan    •    Rabu, 27 May 2015 16:29 WIB
jualio.com
Jualio.com, Cara Mudah Jualan Melalui Media Sosial
Jualio.com menawarkan kemudahan untuk menggunakan media sosial sebagai tempat berjualan

Metrotvnews.com: Tren perdagangan daring terus berkembang di Indonesia, seiring dengan bertambahnya jumlah pengguna ponsel pintar dan perbaikan infrastruktur pendukungnya, termasuk jaringan 4G LTE. Menariknya, aktivitas itu tak hanya berlangsung satu arah yang menempatkan korporasi sebagai penjual, sedangkan pengguna individu bertindak selaku konsumen.

Seperti dalam kehidupan nyata, transaksi di internet tak melulu terjadi di "pasar" atau "mal", tetapi juga tempat-tempat pribadi, seperti jejaring sosial Twitter, Facebook atau Instagram. Walau pada mulanya tak dirancang untuk aktivitas jual beli, tak bisa dimungkiri bahwa dalam perkembangannya, media sosial kini juga banyak dimanfaatkan penggunanya untuk berjualan.

Di Amerika Serikat, Facebook dan Twitter sebenarnya telah menyadari perkembangan ini. Karena itu, mereka sudah meluncurkan fitur yang memungkinkan pengguna untuk jual-beli produk. Sayangnya, fasilitas serupa belum bisa kita nikmati di Indonesia.

Meski begitu, toh kenyataannya aktivitas jual-beli di media sosial tetap berjalan. Pada umumnya, kita memanfaatkan media sosial untuk terhubung dengan orang-orang yang kita kenal. Walhasil, proses jual-beli bisa berlangsung lancar karena ada rasa saling percaya.

Masalahnya, pemanfaatan media sosial untuk aktivitas perdagangan secara serius masih terkendala sejumlah hal. Contohnya, sistem pembayaran yang rata-rata masih sangat tradisional, yaitu transfer. Kedua, belum ada platform khusus yang dirancang untuk memanfaatkan media sosial sebagai alat perdagangan.

Peluang inilah yang ditangkap Jualio.com, perusahaan digital yang dirintis Nukman Luthfie dan Fahmi Bafadhal di Indonesia. Jualio mirip seperti layanan managemen media sosial yang biasa dipakai Digital Strategist, misalnya, Buffer atau Hootsuite.

Akan tetapi, jika ditelisik lebih jauh, Jualio, seperti namanya, menghubungkan media sosial khusus untuk berjualan. Mudahnya begini: Anda dapat menjual produk di Instagram, Twitter dan Facebook sekaligus hanya dengan satu kali post di Jualio.

Untuk mempermudah transaksi, mereka menyediakan sistem pembayaran berupa transfer bank, internet banking, E-wallet dan Pulsa. Jualio juga menyediakan analitik agar Anda dapat memantau performa atau impresi masing-masing produk.

Jika penjual wanprestasi, Jualio menjamin akan mengembalikan uang yang telah dikirim pembeli. Sistem semacam ini juga diberlakukan beberapa toko daring di Indonesia, seperti Tokopedia.

Lalu, dari mana Jualio mendapatkan uang? Jualio menetapkan beberapa ketentuan seperti di bawah ini.

- Harga barang di bawah Rp500,000 hanya Rp15.000/transaksi (+2,5% jika pembeli menggunakan kartu kredit)

- Harga barang di atas Rp 500,000 sampai Rp10,000,000 hanya Rp25.000/transaksi (+2,5% jika pembeli menggunakan kartu kredit)

- Harga barang di atas Rp10.000,000 hanya Rp50,000/transaksi (+2,5% jika pembeli menggunakan kartu kredit)

- Fee transaksi untuk barang digital adalah 30% dari nilai transaksi

Saat ini, Jualio masih berada pada tahap beta dan fokus untuk produk korporat. Pada tahap selanjutnya, mereka berjanji memberi kesempatan bagi publik untuk mencoba layanannya. Jika berminat, Anda sudah bisa antre dengan mendaftarkan alamat e-mail.
(ABE)