Renovasi Terminal Rawamangun Dinilai Tak Layak Diteruskan

Wanda Indana    •    Kamis, 28 May 2015 13:48 WIB
terminal rawamangun
Renovasi Terminal Rawamangun Dinilai Tak Layak Diteruskan
Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama. (Foto: fikar)

Metrotvnews.com, Jakarta: Meneruskan pembangunan Terminal Rawamangun dengan membongar kantor Suku Dinas Pehubungan dan Transportasi Jakarta Timur dinilai akan sia-sia. Sebab, desain terminal sudah tak layak guna dan telah menelan anggaran cukup besar.
 
"Gedung dishub mau dibongkar supaya akses masuk lebih luas. Tapi, saya kira dibongkar lebih luas pun tetap susah," kata Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (28/5/2015).
 
Mantan Bupati Belitung Timur itu curiga, angkutan bus yang masuk terminal dikenakan pungutan liar, sehingga mereka enggan naik dan turunkan penumpang di dalam terminal.
 
"Saya tidak tahu, apakah bus sengaja tidak mau masuk ke terminal karena mau negtem di luar saja, atau ada oknum yang minta setoran," tuturnya.
 
Seperti diketahui, setelah terminal direnovasi total, lajur utama yang seharusnya lurus dibuat berkelok dan menyempit karena ada bangunan kantor Suku Dinas Perhubungan dan Transportasi Jakarta Timur. Akibatnya, tidak semua bus bisa masuk ke terminal.
 
Kendati bermasalah, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tetap melanjutkan pembangunan untuk memperbaiki kesalahan konstruksi. Kantor Sudinhubtrans Jakarta Timur yang ada di dalam terminal akan dirobohkan.


(FZN)