Kinerja Mengecewakan, Ahok Copot Dirut Bank DKI

Fauzan Hilal    •    Kamis, 18 Jun 2015 11:45 WIB
bank dki
Kinerja Mengecewakan, Ahok Copot Dirut Bank DKI
Kepala Badan Penanaman Modal dan Promosi (BPMP) DKI Jakarta Catur Laswanto. (foto:istimewa)

Metrotvnews.com, Jakarta: Gubernur Provinsi DKI Jakarta Basuki ‘Ahok Tjahaja Purnama mencopot Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono dari jabatannya. Posisi yang ditinggalkan Eko diisi mantan Direktur Teknologi dan Operasional Bank Mandiri Kresno Sediarso.
 
Perombakan direksi ini dilakukan setelah Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank DKI pada Rabu 17 Juni. Alasan pergantian direksi serta komisaris, karena performa Bank DKI di tahun 2014 mengalami penurunan.
 
"Kinerja Bank DKI menurun signifikan, terlihat dari tingginya rasio kredit yang bermasalah. Gubernur butuh orang baru yang bisa membawa Bank DKI berlari kencang dan bisa naik ke BUKU (Bank Umum Kegiatan Usaha) 4," kata Kepala Badan Penanaman Modal dan Promosi (BPMP) DKI Jakarta Catur Laswanto, kepada Metrotvnews.comKamis (18/6/2015).
 
Pengganti direksi dan komisaris BanK DKI sebagian besar diambil dari profesional bank ternama yang memiliki rekam jejak yang baik. Mereka diharapkan mampu mengembangkan Bank DKI. "Saya ingin tegaskan komitmen Gubernur, semuanya tentu ingin kinerja bisnis Bank DKI baik," ujarnya.
 
Jajaran komisaris Bank DKI yang diganti antara lain, Hasan Basri Saleh sebelumnya menjabat sebagai Presiden Komisaris diganti oleh Honggo Widjojo Kangmasto. Kemudian Sarwanto dan Ahdi Jumhari Luddin diangkat sebagai Komisaris Independen.
 
Tak hanya itu, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah DKI Heru Budi Hartono ditunjuk menjadi Komisaris Bank DKI. Sementara Agus Prastowo dipercaya menjabat Direktur Kepatuhan.  Jajaran Direktur Bank DKI ditempati oleh Martono Soeprapto, Sigit Prastowo, Antonius Widodo Mulyono, serta Farel Tia Silalahi.
 


(FZN)