6 Direktur Jadi Tersangka Pembakaran Lahan

Baharman    •    Selasa, 15 Sep 2015 23:00 WIB
kebakaran lahan
6 Direktur Jadi Tersangka Pembakaran Lahan
Ilustrasi kebakaran lahan. Foto: Antara/Rony

Metrotvnews.com, Palembang: Enam direktur dari 19 perusahaan perkebunan di Sumatera Selatan ditetapkan sebagai tersangka karena lalai dan diduga membakar lahan yang menimbulkan kabut asap pekat. Keenam perusahaan tersebut yakni, PT SBN , PT TPJ, PT AA, PT RS, PT RPP, dan PT PH.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Iza Fadri mengatakan, dari barang bukti dan hasil pemeriksaan, keenam perusahaan tersebut dinyatakan terbukti melakukan kelalaian sehingga lahannya terbakar. Pihak yang bertanggungjawab dalam kebakaran tersebut dibebankan kepada pimpinan tertinggi perusahaan. 

‘’Total lahan yang terbakar yakni 3.400 haktare. Enam perusahaan itu proses hukumnya kini dinaikkan menjadi penyidikan dan pimpinannya atau direkturnya kita tetapkan sebagai tersangka,’’ ujar Iza di Palembang, Selasa (15/9/2015).

Dia mengungkapkan, enam perusahaan tersebut bergerak di bidang perkebunan sawit dan hutan tanam industri. Sebelumnya, kata Kapolda, mereka telah diperiksa di sejumlah Polres yakni dua kasus di Polres Banyuasin, satu di Ogan Komering Ilir (OKI), satu di Musi Banyuasin (Muba) dan dua di Polda Sumsel. 

‘’Hari ini atau besok, direktur enam perusahaan akan kita jemput untuk dilakukan penahanan. Kita kenakan UU tentang Kehutanan dengan ancaman lima tahun penjara,’’ katanya.

Polda juga telah menetapkan 14 tersangka perorangan yang membakar lahan milik pribadi. ‘’Sebelumnya hanya ada 11 tersangka, hari ini bertambah menjadi 14 tersangka. Mereka tertangkap tangan membakar lahan pribadi,'' kata Iza.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol R Djarod Padakova menambahkan, selama penyelidikan, Polda telah memeriksa 50 saksi baik dari masyarakat maupun dari pihak perusahaan. ''Dari para saksi itulah kemudian ditetapkan tersangka,'' tambahnya.

Sementara itu, Pemerintah Sumsel memerintahkan seluruh puskesmas siaga 24 jam agar siap melayani masyarakat yang terkena dampak kabut asap. ‘’Saya menelepon lima bupati yang daerahnya paling banyak terbakar agar puskesmasnya terus siaga,’’ ujar Sekda Sumsel, Mukti Sulaiman.



(UWA)

MKD Tunda Pembahasan Nasib Novanto di DPR

MKD Tunda Pembahasan Nasib Novanto di DPR

46 minutes Ago

Salah satu yang akan dibahas dalam rapat MKD itu adalah status Setya Novanto sebagai kasus koru…

BERITA LAINNYA